Unduh Aplikasi

Gizi Tambahan untuk Pelajar

Gizi Tambahan untuk Pelajar
Ilustrasi: Hello Sehat

MESKI vaksin covid-19 belum ditemukan, Pemerintah Aceh harus memutuskan untuk membuka kelas tatap muka di sekolah-sekolah di daerah zona hijau mulai hari ini. Langkah ini harus dilakukan mengingat para pelajar terlalu lama “diliburkan” sementara pandemi corona belum akan berakhir dalam waktu dekat.

Pembukaan sekolah dilakukan bertahap. Dimulai dari tingkat tertinggi, yakni sekolah menengah atas sederajat dan sekolah menengah pertama sederajat. Sedangkan sekolah dasar sederajat akan dibuka pada September.

Untuk melaksanakannya, gugus tugas penanganan covid-19 di seluruh daerah tak boleh lengah. Pelaksanaan protokol kesehatan sejak pelajar berada di depan gerbang sekolah hingga keluar harus benar-benar diterapkan secara penuh.

Sekolah harus membuat rambu-rambu terkait penerapan penjagaan jarak antarindividu (physical distancing), memperbanyak tempat mencuci tangan lengkap dengan sabun dan air bersih mengalir, serta menyediakan masker.

Sekolah tak perlu memasang bilik semprotan disinfektan di pintu masuk sekolah. Karena memang Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak menganjurkan penggunaan cairan disinfektan untuk disemprotkan ke tubuh manusia.

Yang mungkin bisa dilakukan sekolah adalah memberikan asupan gizi tambahan, sebagai langkah tambahan pencegahan penyebaran corona. Hal ini Bisa berupa bubur kacang hijau, vitamin C isap, telur rebus, atau buah-buahan segar.

Dengan harapan, asupan gizi tambahan ini bisa menambah daya tahan tubuh siswa dan guru. Terutama di masa pancaroba seperti saat ini. Tak banyak pilihan yang bisa dilakukan masyarakat. Menambah daya tahan tubuh adalah pilihan logis. Terutama di saat pemerintah gamang dalam mengambil kebijakan untuk mengatasi pandemi ini.

Komentar

Loading...