Unduh Aplikasi

Giliran Istri Plt Gubernur Berkunjung ke Posko Dinsos Aceh

Giliran Istri Plt Gubernur Berkunjung ke Posko Dinsos Aceh
Foto: Ist

BANDA ACEH - Gerak cepat Pemerintah Aceh melalui dinas sosial terkait kondisi masyarakat Aceh di Wuhan mendapatkan berbagai apresiasi dari kalangan masyarakat. Dimana Dinsos Aceh dengan cepat membuka posko khusus untuk informasi kondisi masyarakat Aceh di Huwan, China.

Dinas Sosial sejak beberapa hari yang lalu terus melakukan penjajakan dengan berbagai pihak terkait untuk memulangkan sejumlah mahasiswa Aceh di Huwan. Bahkan biaya pemulangan mahasiswa dari China juga ditanggung oleh Pemerintah Aceh.

Langkah cepat itu mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak, mulai dari masyarakat, Anggota DPRA hingga Wakil Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati, yang merupakan istri Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Bahkan, di hari libur, Sabtu (1/2), Dyah Erti Idawati melalukan berkunjung ke Posko Informasi Masyarakat Aceh di Wuhan, di Dinas Sosial Aceh. Kedatangan Dyah bersama rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri.

Alhudri dalam pertemuan dengan Dyah Erti Idawati juga menyampapaikan sejumlah laporan terkait langkah-langkah yang sudah diambil untuk bisa mengevakuasi masyarakat Aceh yang saat ini berada di Huwan.

Ia mengungkapkan langkah-langkah yang diambil untuk memulangkan masyarakat Aceh merupakan arahan dari Plt Gubernur, Nova Iriansyah. Dimana ketika mendapatkan kabar virus Corona itu, ia diperintahkan langsung untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk menyelamatkan masyarakat Aceh.

"Langkah-langkah yang kami ambil juga tidak lepas dari arahan Plt Gubernur," ujar Alhudri.

Baca: Hendra Budian Apresiasi Proses Penanganan Mahasiswa di Wuhan

Sementara itu, Dyah Erti dalam pertemuan dengan Kadinsos Aceh sempat melakukan panggilan telepon dengan salah satu mahasiswa Aceh di Wuhan. Dyah mengaku senang karena para mahasiswa dalam kondisi sehat dan stok makanan masih cukup.

Dyah Erti berkomunikasi dengan Alfi Rian, salah seorang mahasiswa Aceh, yang saat ini sedang diisolasi oleh otoritas Tiongkok.

“Alhamdulillah, tadi kami sudah berbincang via telepon dengan Alfi Rian, salah seorang mahasiswa Aceh di Wuhan. Kondisi kesehatan mereka tetap baik, stok makanan juga masih mencukupi. Selain dukungan logistik dan kebutuhan lainnya, memberi semangat juga penting, agar psikologi mereka tetap stabil,” ujar Dyah Erti.

Selain itu, Dyah berpesan agar para mahasiswa tidak stres, tetap semangat dan selalu menjaga kesehatan.

“Bagaimana kabar Alfi dan teman-teman di sana? Tetap sehat dan jangan stres, tetap jaga kesehatan. Kami di sini terus mendukung dan mendoakan kalian, semoga semuanya sehat dan bisa segera kembali ke Aceh. Sampaikan salam kepada kawan-kawan semua,” pesan Dyah Erti.

“Terima kasih bu, terima kasih atas segala dukungan Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh kepada kami,” ujar Alfi di ujung telepon.

Dalam kunjungan tersebut, wanita yang juga menjabat sebagai Plt Ketua Dekranasda Aceh itu, turut meninjau kesiapan Posko Informasi. Dyah juga sempat mencicipi menu di dapur umum serta makan siang bersama relawan posko.

Dalam kunjungan tersebut, Dyah Erti turut didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Safrida Yuliani serta sejumlah pengurus PKK dan DWP Aceh.

Komentar

Loading...