Unduh Aplikasi

Gerhana Matahari Berlalu, Akhir Maret Menyusul Gerhana Bulan

Gerhana Matahari Berlalu, Akhir Maret Menyusul Gerhana Bulan

LHOKSEUMAWE - Pusat Studi Ilmu Falak STAIN Malikussaleh memastikan Indonesia juga akan mengalami gerhana bulan pada Maret ini. Sesuai perhitungan Pusat Studi Ilmu Falak STAIN, gerhana bulan diperkirakan  terjadi pada 23 Maret 2016, mulai pukul 16.39 WIB sampai 20.54 WIB. 


“Gerhana ini bisa disaksikan di Indonesia bagian Barat dan Indonesia bagian Tengah, yakni saat bulan terbit di ufuk Timur. Artinya, gerhana ini bisa disaksikan di Aceh sesuai dengan waktu bulan terbit di daerah masing-masing,” ujar Kepala Pusat Studi Ilmu Falak STAIN Malikussaleh, Tgk Ismail SSy MA, Jumat (11/3).

Gerhana bulan terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus. Kondisi bulan pun berada pada fase purnama. Gerhana bulan ada tiga jenis.

Pertama, gerhana bulan total, ini terjadi disaat bulan sepenuhnya memasuki dalam bidang bayang inti (umbra) bumi, sehingga bulan terlihat saat puncak gerhana total berwarna hitam kemerah-merahan.

Kedua, gerhana sebagian (parsial), dimana saat puncak gerhana terjadi, permukaan bulan hanya sebagian memasuki dalam bayang inti bumi.

Ketiga, gerhana bulan penumbra, dimana bulan hanya memasuki dalam kerucut bayang luar bumi saja (bukan bayang inti bumi).

“Pada saat gerhana ini terjadi, secara kasat mata bulan hanya terlihat redup tidak seperti pada saat purnama-purnama lainnya,” jelasnya.

Menurut Tgk Ismail, untuk mengetahui proses terjadinya gerhana penumbra harus menggunakan teleskop.  “Untuk tahun 2016, hanya terjadi dua gerhana bulan, dan kedua-duanya adalah gerhana bulan penumbra,"katanya.

Tgk Ismail menyebutkan, gerhana bulan panumbra akan terjadi pada 17 September 2016 mulai pukul 23.54 WIB hingga 03.53 WIB dan bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Komentar

Loading...