Unduh Aplikasi

GERAMPEH: Keadilan HAM membutuhkan perwujudan

GERAMPEH: Keadilan HAM membutuhkan perwujudan
Aksi peringatan hari HAM, Foto: Ist
LHOKSEUMAWE - Puluhan mahasiswa dari aliansi Gerakan Mahasiswa Peduli HAM (GERAMPEH) melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia, Rabu (10/12) pagi, ke kantor DPRK dan Walikota Lhokseumawe. Massa aksi menyampaikan adanya keadilan HAM membutuhkan perwujudan dari pemerintah.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk membangun monumen masa lalu terkait isu HAM seperti Tugu Simpang KKA di Aceh Utara, sebagai bahagian kenangan dan pembelajaran masa lalu untuk generasi mendatang.

Gempar juga mendesak Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pemerintah Aceh, untuk mencari jalan keluar terhadap korban penggusuran pembangunan PT. Arun NGL terhadap masyarakat eks Blang Lancang .

Diharapkan kepada pemerintah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara untuk mengawasi setiap kebijakan terkait kesehatan masyarakat, sehingga akses hak kesehatan lebih baik, terjamin kualitas dan pelayanan yang maksimal.

Selain itu massa aksi menyoroti Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh.

Koordinator Aksi, Fakhrurrazi dalam orasinya mengatakan konflik antara Republik Indoniesia dengan GAM yang mendera Aceh selama 30 tahun lamanya telah menjatuhkan banyak korban dan terjadinya kasus pelanggaran HAM.

Namun, kata Fakhrurrazi, hampir sepuluh tahun perdamaian Aceh sampai saat ini belum terwujudnya keadilan bagi korban pelanggaran HAM masa lalu. Salah satunya Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh tidak jelas sampai sekarang.  "Kedilan HAM, butuh perwujudan," kata Fakhrurrazi

Pembentukan KKR di Aceh sebuah keharusan untuk menjalan amanah dari MoU dan UUPA, sehingga rasa keadilan terhadap korban HAM terwujud kelaknya.

"Mendukung dan mendorong sikap DPR Aceh untuk segera membentuk tim Panitia Seleksi (Pansel) rekrutmen komisioner KKR Aceh sebagai komitmen nyata dari implementasi Qanun KKR Aceh," katanya.

Adapun Aliansi GERAMPEH terdiri dari Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Pos Lhokseumawe, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM UNIMAL), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (BEM FH-UNIMAL), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM-FISIP UNIMAL), Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMIPOL), Himpunan Mahasiswa Syamtalira Bayu (HIMABA)

|SAF

Komentar

Loading...