Unduh Aplikasi

GeRAK Surati Kapolri Terkait Dugaan TPPU di Bank Aceh Syariah

GeRAK Surati Kapolri Terkait Dugaan TPPU di Bank Aceh Syariah
Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, menyurati Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis terkait dengan kasus penindakan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Bank Aceh Syariah Cabang S Parman Medan.

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani yang dikonfirmasi AJNN membenarkan telah menyurati Kapolri terkait kasus dugaan TPPU di Bank Aceh Syariah cabang Medan.

"Benar, sudah kami surati Kapolri," kata Askhalani kepada AJNN, Kamis (17/9).

Ia mengungkapkan berdasarkan bukti-bukti dokumen permulaan awal yang mereka terima, memang ditemukan adanya dugaan pelanggaran dan perbuatan melawan hukum (PMH), dimana adanya dugaan satu transaksi ilegal.

"Memang dari dokumen dan bukti-bukti yang kami terima, dugaan TPPU ini memang diatur dan dirancang secara sistematis," ujar Askhalani.

Baca: Mengungkap Dugaan Rekening Basah di Bank Aceh Syariah

Kemudian, kata Askhalani, pengakuan keluarga pemilik rekening itu bisa menjadi pintu masuk bagi aparat hukum untuk melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

"Jika merujuk pada pengakuan tersebut, secara dalil hukum dapat diduga bahwa pihak Bank Aceh Syariah Cabang Medan dengan sengaja dan terstruktur telah melakukan perbuatan tertentu yang dapat dikategorikan perbuatan pencucian uang," ujarnya.

Askhalani yang merupakan putra asli Aceh Barat Daya itu mengungkapkan kalau dalam surat yang dikirimkan ke Kapolri, pihaknya juga menjelaskan secara detail kronologi dugaan TPPU itu.

"Kami berharap polisi bisa mengungkap dugaan TPPU itu, apalagi ini terjadi di Bank Aceh Syariah," ujarnya.

Komentar

Loading...