Unduh Aplikasi

GeRAK Laporkan Proyek Jalan Meulaboh-Tutut ke Polisi

GeRAK Laporkan Proyek Jalan Meulaboh-Tutut ke Polisi
Koordinator GeRAK Aceh Barat Edy Syahputra menyerahkan laporan kasus proyek jalan Meulaboh-Tutut ke Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Ajun Komisaris Polisi Fitriadi. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat melaporkan proyek pengerjaan jalan Meulaboh-Tutut yang dikerjakan oleh PT Citra Karsa ke Polres Aceh Barat. Proyek yang bersumber dari dana otsus mencapai Rp 4 miliar tersebut diduga dikerjakan asal jadi. Sehingga baru sebulan selesai dikerjakan, jalan tersebut sudah rusak kembali.

Laporan diserahkan langsung oleh Koordinator GeRAK Aceh Barat Edy Syahputra kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Barat Ajun Komisaris Polisi Fitriadi di ruang unit tindak pidana korupsi, Rabu (17/1).

Edy Syahputra menjelaskan pihaknya sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan investigasi yang mendalam. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat yang kemudian diserahkan kepada aparat hukum.

"Proyek ini selesai dikerjakan Desember 2017, tapi sekarang kami lihat sudah rusak lagi," kata Edy Syahputra.

Selain itu, ia mengatakan proyek jalan tersebut melintasi enam desa yakni Beureugang, Tanjong Bungong, Putim, Meunasah Rambot, Cot Trueng, Alue On, dan Desa Puuk.

Baca: Aparat Hukum Didesak Usut Proyek Jalan Meulaboh-Tutut

"Di desa itu berlubang dan rusak, tapi tidak diaspal ulang oleh perusahaan selaku pelaksana proyek tersebut. Kemudian temuan kami di Gampong Alue On dan Puuk hanya terlihat tumpukan material dan pasir. Sedangkan dilintasan yang diaspal mulai dari Beureugang hingga Tanjong Bungong yang berjarak 100 meter itu terlihat berlubang dan tidak aspal ulang,” kata dia.

Edy sangat mengapresiasi Polres Aceh Barat yang telah menerima laporan tersebut. Sehingga ia berharap aparat kepolisian bisa bekerja cepat untuk memproses kasus tersebut.

"Harapan semoga kasus ini cepat diproses oleh aparat kepolisian," katanya.

Sementara itu, Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi Fitriadi berjanji akan segera menindak lanjuti dan mengusut terkait laporan GeRAK Aceh Barat.

"Kami akan segera menindak lanjutinya dengan melakukan lidik atas kasus ini. Kami juga akan bekerja sama dengan BPKP Aceh untuk mengaudit kerugian negara dalam proyek ini," ujarnya

Komentar

Loading...