Unduh Aplikasi

GeRAK GAYO Tolak RUU KPK

GeRAK GAYO Tolak RUU KPK
Tolak RUU KPK
ACEH TENGAH - Terkait munculnya wacana dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) untuk merevisi undang undang KPK dinilai merupakan sesuatu tindakan yang tidak penting. Seharusnya DPR RI fokus untuk kebaikan ekonomi Indonesia. Hal itu disampaikan Badan Pekerja Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Gayo, Waladan Yoga kepada AJNN, Kamis (8/10).

“Kami mempertanyakan maksud dan tujuan untuk merevisi undang undang tentang KPK, kenapa DPR sangat bersemangat untuk “mengahabisi” KPK? Harusnya KPK itu lebih diperkuat secara kelembagaan dan Aturan,” katanya

Yoga menjelaskan, kejadian ini merupakan salah satu bukti jika semangat Anti Korupsi tidak lagi menjadi milik bersama. DPR harusnya terus mendukung KPK secara penuh.

“Jika melihat Program Legeslasi Nasional, maka tidak terdapat UU KPK mendapat Prioritas untuk dibahas Tahun 2015, kenapa DPR sangat memaksakan kehendak untuk Merevisi UU KPK dilaksanakan tahun ini?.” tanyanya

Rakyat Indonesia, kata Yoga, sangat mencintai KPK, apabila berharap penuntasan kasus korupsi dilakukan oleh Kejaksaan dan Kepolisian sangat sulit untuk mendapat kepercayaan dari publik.

“Sangat jauh beda cara penanganan kasus korupsi yang ditangani KPK dengan Kejaksaan dan Kepolisian, contoh kecil jika kita laporkan satu kasus yang terindikasi Korupsi, KPK Langsung merespon dengan sangat baik, di Kejaksaan dan Kepolisian kan tidak seperti itu.” jelasnya

Yoga menambahkan, melihat skenario untuk melemahkan KPK, publik sudah selayaknya untuk menolak Revisi Undang-Undang KPK yang akan dibahas, Presiden Jokowi harus mengambil sikap Tegas.

“Presiden perlu mengambil langkah tegas terkait permasalahan ini. Revisi dilakukan dengan Iktikad yang tidak baik, maka sangat Wajar jika KPK harus diselamatkan,” tambahnya

|FAUZUL HUSNI|

Komentar

Loading...