Unduh Aplikasi

GeRAK Gayo Desak Polres Aceh Tengah Tuntaskan Dugaan Korupsi Yang Ditangani

GeRAK Gayo Desak Polres Aceh Tengah Tuntaskan Dugaan Korupsi Yang Ditangani
Anggota Badan Pekerja GeRAK Gayo, Lamsyah Budin. Foto: IST.

ACEH TENGAH - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Gayo meminta Kepolisian Resort (Polres) Aceh Tengah menuntaskan beberapa kasus dugaan korupsi yang saat ini ditangani.

Hal tersebut disampaikan oleh Lamsyah Budin, salah seorang Anggota Badan Pekerja GeRAK Gayo, Rabu (24/3/2021) dalam keterangan pers yang disampaikan kepada AJNN.

Lamsyah mengatakan bahwa beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini ditangani oleh Polres Aceh Tengah terkesan menggendap. Kasus yang mengendap tersebut diantaranya dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Bale Atu Lantai III senilai 1,7 miliar.

Kasus proyek yang didanai oleh Angggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tengah Tahun 2018 tersebut menurut informasi yang disampaikan Lamsyah, sudah mengendap lebih 2 tahun dan sampai saat ini belum ada penetapan tersangka.

“Kami meminta agar Polres Aceh Tengah untuk menuntaskan kasus itu. Pasar Bale Atu tersebut sudah ditangani oleh Polres ketika masih dijabat AKPB Hairajadi, Maka sangat ironis apabila saat ini belum ada perkembangan berarti tentang bagaimana keberlanjutan kasus tersebut," ungkap Lamsyah.

Lamsyah juga menegaskan bahwa supremasi hukum di kabupaten Aceh Tengah haruslah ditegakkan.

"Demi tegaknya supremasi hukum di Aceh Tengah, kami mendesak agar pihak Polres Aceh Tengah mengusut tuntas kasus tersebut agar memberikan efek jera kepada oknum-oknum pejabat dan pengusaha “nakal" di Aceh Tengah," ujar Lamsyah.

Lamsyah juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menyurati Mabes Polri dan Polda Aceh untuk meminta mereka melakukan supervisi dan evaluasi kinerja pihak Polres Aceh Tengah.

"GeRAK Gayo juga akan menyurati pihak Mabes Polri dan Polda Aceh untuk meminta melakukan supervisi dan evaluasi kinerja Polres Aceh Tengah terhadap penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan dugaan korupsi di Aceh Tengah," tutup Lamsyah.

HUT Pijay

Komentar

Loading...