Unduh Aplikasi

GeRAK Dorong Audit Investigatif Terkait Rubuhnya Jembatan Ulee Raket

GeRAK Dorong Audit Investigatif Terkait Rubuhnya Jembatan Ulee Raket
Aktivitas galian c ilegal di bawah Jembatan Ulee Raket sebelum ambruk. Foto: Dok Ramli

ACEH BARAT - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat mendorong Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigatif terkait ambruknya jembatan Ulee Raket, Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edi Syah Putra, mengatakan pentingnya audit investigatif dilakukan guna mengetahui penyebab utama ambruknya jembatan Ulee Raket yang setahun terakhir memang telah miring dan terancam rubuh.

Baca: DPRK Menduga Ambruknya Jembatan Ulee Raket akibat Galian C Ilegal

"GeRAK Aceh Barat juga mendorong proses audit investigatif oleh BPK agar persoalan ambruk totalnya jembatan penghubung dua kecamatan tersebut diketahui secara jelas. Sebagaimana diberitakan oleh sejumlah media massa, bahwa ambruknya jembatan tersebut diduga akibat aktifitas galian C yang berada dekat dengan lokasi jembatan," kata Edi Syah Putra.

Menurut Edi adanya indikasi galian C yang berdekatan dengan sisi jembatan juga perlu diusut oleh polisi untuk mengetahui kebenarannya.

Menurut dia, jika memang benar adanya galian C kenapa harus berdekatakan dengan sisian jembatan padahal menurutnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral, Batubara dan Panas Bumi disebutkan aktivitas penambangan pasir berjarak lima ratus meter dari tiang jembatan.

"Bagaimanapun, aktifitas Galian C yang tidak terkontrol apalagi tidak memiliki izin jelas akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sehingga memicu terjadinya bencana alam. Artinya polisi segera melakukan pengusutan atas dugaan galian C yang disebut-sebut dekat dengan jembatan," tambahnya.

Komentar

Loading...