Unduh Aplikasi

GeRAK Aceh: Kejaksaan Harus Miskinkan Darmili

GeRAK Aceh: Kejaksaan Harus Miskinkan Darmili
Kadiv Advokasi Korupsi GeRAK Aceh, Hayatuddin Tanjung
BANDA ACEH - Kepala Divisi Advokasi Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Hayatuddin Tanjung mengapresiasi keberanian Kejaksaan Tinggi Aceh dalam meningkatkan status Darmili, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Simeulue, sebagai tersangka. Langkah ini disebutnya sebagai, “awal yang tepat untuk membongkar dugaan korupsi sistemik yang dilakukan oleh bekas orang paling berkuasa di Simeulue itu.”

Kepada AJNN, Kamis (24/3), Hayatuddin mengatakan kejaksaaan jeli mencari pintu masuk. Termasuk mempelajari skema dugaan korupsi terencana lewat penyertaan modal pemerintah daerah kepada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS).

Dalam kasus ini, Kejaksaan Tinggi Aceh memperkirakan potensi korupsi mencapai Rp 51 miliar. Dengan menetapkan Darmili sebagai tersangka, artinya, kata Hayatuddin, kejaksaan juga mengantongi nama-nama kroni Darmili. Hal ini, kata dia, pantas diacungi jempol.

Gerak Aceh sendiri menilai korupsi di PDKS adalah salah satu kasus korupsi luar biasa. Selain karena dilakukan bertahun-tahun, kejahatan kerah putih ini juga sulit diungkapkan. “Dalam pengusutan kasus ini kajati harus membongkar seluruh aktor-aktor yang diduga menikmati hasil dari kejahatan korupsi di tubuh PDKS tersebut,” ujar Hayatuddin.

GeRAK mendesak Kajati Aceh dapat membongkar seluruh tahapan dan unsur-unsur perkara kasus PDKS, sejelas-jelasnya. Dan membongkar siklus korupsi terencana ini, termasuk menyeret sejumlah aktor yang meraup keuntungan pribadi dengan memanfaatkan perusahaan.

Selain itu, Hayatuddin memandang bahwa, penyidik Kajati Aceh patut melakukan upaya hukum luar biasa. Yakni dengan melihat dan menelusuri seluruh harta kekayaan tersangka. Patut diduga, itu didapat dari kejahatan yang dilakukan.

“Hasil penyidikan ini memenuhi unsur dugaan kerugian keuangan negara yang disebabkan oleh penyertaan modal, dan pengusutan kasus tersebut sangat memberi manfaat besar bagi publik Simeulue. Tidak hanya memberikan efek jera, namuan juga memiskinkan pelaku korupsi.

Komentar

Loading...