Unduh Aplikasi

Gempar dan GMBI Minta Hakim Tolak Gugatan Bupati Simeulue

Gempar dan GMBI Minta Hakim Tolak Gugatan Bupati Simeulue
Gempar dan GMBI melakukan aksi di PTUN Banda Aceh meminta tolak gugatan Erli. Foto: Ist

BANDA ACEH - Sejumlah masyarakat dari Aliansi Gerakan Masyarakat Anti Pejabat Amoral (GEMPAR) dan Gerakan Bawah Indonesia (GMBI) melakukan aksi unjuk rasa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, Senin (16/9)

Kedatangan pengunjung rasa itu, terkait video amoral Bupati Simeulue yang sebelumnya sempat heboh. Dalam orasinya, video amoral yang dilakukan oleh Bupati Simeulue sangat memalukan masyarakat di Simeulue.

Aksi yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat ini bukan pertama kali di lakukan, sebelumnya aksi serupa juga dilakukan di DPRK Simeulue dan meminta membentuk tim pansus dan mendesak pemakzulan terhadap Bupati Simeulue tersebut.

"Kedatangan kami ke PTUN ini meminta agar majelis hakim PTUN Banda Aceh bisa mengesampingkan gugatan Bupati Simeulu Erli Hasim, karena kasus tersebut sedang menunggu keputusan Uji Pendapat dari Mahkamah Agung RI," kata salah satunya koordinator aksi, Darkinsyah.

Baca: Eksepsi Tidak Diterima, Darmili Siapkan Perlawanan

Sebelumya Bupati Simeulue, Erli Hasim menggugat SK pimpinan DPRK Simeulue pada awal September lalu. Alasan gugatan tersebut karena SK tersebut cacat prosedural, cacat substansi, bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik.

"Jika gugatan ini dikabulkan, kami khawatirkan akan berdampak buruk pada penegakkan hukum, norma dan etika," katanya.

Dalam aksi tersebut, masyarakat yang tergabung dari GEMPAR dan GMBI menyerahkan petisi rakyat Simeulue dan diterima langsung oleh perwakilan PTUN Banda Aceh. Setelah menyerahkan petisi, massa pun membubarkan diri dengan tertib.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...