Unduh Aplikasi

Gelombang Pasang Purnama Rusak Bibir Pantai Empat Desa di Aceh Barat

Gelombang Pasang Purnama Rusak Bibir Pantai Empat Desa di Aceh Barat
Abrasi di empat desa, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Foto: AJNN/Darmansyah

ACEH BARAT - Gelombang pasang purnama yang terjadi sepekan terakhir membuat abrasi sepanjang garis pantai di empat desa, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.

Adapun empat desa yang mengalami abrasi tersebut meliputi Desa Suak Indrapuri, Desa Pasir Lhok Aron, Ujong Kalak, dan Suak Ribee.

Di kawasan pesisir Pantai Desa Pasir dilaporkan tanggul darurat yang dipasang menggunakan karung pasir, maupun geobag serta tanggul permanen yang dibuat dengan cincin sumur mengalami kerusakan.

Sedangkan di Desa Suak Ribee, tepatnya Cot Punti abrasi menyebabkan sejauh sepuluh meter dari bibir pantai rusak akibat pasang purnama. Dengan panjang abrasi terjadi sepanjang garis pantai Suak Ribee hingga Desa Ujong Kalak.

Kepala Desa Suak Ribee, Razali, menyebutkan pasang purnama yang terjadi tahun ini terparah dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan, kata dia, sebagaian lokasi tempat duduk caffe yang ada di bibir pantai itu terpaksa dibongkar pemiliknya, lantaran telah mendekati bibir pantai.

"Kalau untuk abrasi tahun ini paling parah. Bahkan ada tempat duduk pengunjung yang harus dibongkar. Pasang purnama memang terjadi memasuki bulan April," kata Razali, saat dihubungi AJNN.

Meski demikian, kata dia, pemilik caffe di daerah itu tetap buka dan melayani pengunjung lantaran sejak abrasi terjadi akibat pasang purnama tidak terjadi banjir rob.

Razali mengimbau warga yang bermukim dekat dengan pantai dari Cot Punti untuk siaga, guna menghindari adanya korban jiwa jika kemungkinan pasang purnama terjadi semakin parah.

Kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat ia berharap agar segera membangun water break atau pemecah ombak di sekitar bibir pantai desa itu sehingga abrasi tidak terus terjadi.

"Untuk warga kita minta waspada di musim panca roba ini. Dan kepada pemerintah agar bisa segera membangun tanggul atau pun water break cegah abrasi meluas," ungkapnya.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...