Unduh Aplikasi

Gelar Musrenbang Online, Wabup Aceh Jaya: Pembangunan Harus Sejalan dengan Tujuan Masyarakat

Gelar Musrenbang Online, Wabup Aceh Jaya: Pembangunan Harus Sejalan dengan Tujuan Masyarakat
Pelaksanaan Musrenbang Aceh Jaya via vdeo conference yang ruang kontrolnya berlangsung di Ruang Media Center Pemkab Aceh Jaya. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melaksanakan Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPK tahun anggaran 2021 melalui video conference (VidCon) yang berlangsung pada Senin (20/4). 

Kepala Bapeda Aceh Jaya, Hendri Kusnadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa musrenbang tingkat kabupaten ini merupakan lanjutan musrenbang yang digelar tingkat kecamatan pada bulan Februari lalu, dimana dalam pembahasan nantinya akan dilakukan perumusan dan sinkronisasi program dan kegiatan pembangunan beserta indikatornya.

"Musrenbang kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada kali ini kami laksana melalui video conference untuk menghindari penyebaran Covid-19 yang salah satu caranya harus bisa menjaga jarak," kata Hendri.

Lanjutnya, salah satu tujuannya pelaksanaan musrenbang ini yakni membahas rancangan dokumen tahun anggaran 2021 menjadi rancangan akhir dokumen RKPK Aceh Jaya tahun 2021 yang nantinya akan ditetapkan menjadi peraturan bupati.

Ia menambahkan bahwa adapun target indikator kinerja makro Kabupaten Aceh Jaya yang ingin dicapai pada tahun 2021 adalah,  indeks pembangunan manusia (IPM) dari 69,71 poin pada tahun 2019 menjadi di atas 69,91 poin pada tahun 2021 yang merupakan target akhir RPJMK.

"Pertumbuhan ekonomi diupayakan bisa mencapai 5,66 persen di tahun 2021 sesuai target yang ditetapkan dalam RPJMK," terangnya.

Sedangkan penurunan tingkat kemiskinan menjadi 12,61 persen pada tahun 2021 dari 13,36 persen pada tahun 2019 dan tingkat pengangguran terbuka menjadi 2,81 persen di tahun 2021 dari 4,19 persen pada tahun 2019.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Jaya mengharapkan agar kegiatan pembangunan sejalan dengan kebutuhan masyarakat sebagai sasaran utama pembangunan, namun tetap memperhatikan keselarasan dengan prioritas dan sasaran pembangunan guna mewujudkan tercapainya visi dan misi bupati dan wakil bupati yang disepakati bersama DPRK dan sudah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah kabupaten (RPJMK) Aceh Jaya tahun 2017-2022.

“Penyusunan RKPK Aceh Jaya tahun anggaran 2021 harus lebih cermat dan terintegrasi, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Aceh Jaya,” pinta Tgk Yusri.

Ia juga menuturkan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia menjadi ”fokus point” pembangunan pada tahun 2021 ke depan. Ini dilakukan untuk mendongkrak indek pembangunan manusia di Kabupaten Aceh Jaya.

“Indek pembangunan manusia menurut data terakhir yang dirilis oleh BPS sebesar 69,74 poin pada tahun 2019, meningkat cukup signifikan yaitu 0,91 poin dari tahun 2018, serta sudah di atas dari yang ditarget dalam RPJMK untuk tahun 2019 dan tahun 2020.

Selain itu, pada tahun 2021 ditargetkan IPM Aceh Jaya bisa melampaui target akhir RPJMK yakni bisa di atas angka 69,91 poin,” kata Tgk Yusri.

Ia juga menyampaikan bahwa program pro rakyat yang ada di Kabupaten Aceh Jaya terus dilanjutkan hingga akhir jabatannya.

“Program dan kegiatan pro-rakyat dalam rangka peningkatan kualitas SDM dan penurunan angka kemiskinan, seperti: beasiswa Aceh Jaya cerdas, beasiswa dan tunjangan konsumsi santri, aslureti, subsidi listrik gratis bagi masyarakat miskin, bantuan pangan non tunai, pembangunan rumah layak huni, harus terus dilanjutkan dengan berbagai sumber pendanaan,” pungkas Tgk Yusri.

Komentar

Loading...