Unduh Aplikasi

Gedung "Dikepung" Mahasiswa, Sidang Paripurna DPRA Ditunda

Gedung "Dikepung" Mahasiswa, Sidang Paripurna DPRA Ditunda
Aksi unjuk rasa mahasiswa di kantor DPRA. Foto: AJNN/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menunda rapat paripurna sejumlah agenda yang telah direncanakan untuk dibahas dalam persidangan siang ini, Kamis (26/9).

Penundaan rapat paripurna itu dilakukan karena adanya aksi ribuan mahasiswa dari berbagai kampus se Aceh di depan gedung tersebut.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRA, Suhaimi membenarkan bahwa rapat paripurna telah ditunda, hal itu karena adanya unjuk rasa oleh ribuan mahasiswa di depan gedung tersebut.

"Ditunda dulu karena ada demo, sampai batas waktu yang belum ditentukan, nanti disampaikan lagi," kata Suhaimi saat dikonfirmasi AJNN.

Baca: Dipadati Massa, Jalan Daud Beureueh Lumpuh Total

Seperti diketahui, aksi mahasiswa di depan gedung dewan itu telah berlangsung sejak pukul 11.00 WIB hingga saat ini.

Dalam aksi ini mereka menuntut DPRA untuk menyurati pemerintah pusat dalam hal ini Presiden agar mengeluarkan Perppu pembatalan UU KPK, serta menolak segala bentuk pelemahan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Serta meminta dewan di Aceh untuk sepakat menolak berbagai RUU yang sedang digodok oleh DPR RI. Wacana perubahan sejumlah aturan tersebut dinilai banyak pasal-pasal yang bermasalah dan tidak berpihak terhadap rakyat.

Untuk diketahui, adapun agenda paripurna DPRA yang ditunda itu yakni tentang penyampaian pendapat pembahas oleh Komisi II, Komisi III DPRA, Komisi IV DPRA, Komisi V DPRA, Komisi VII DPRA, Badan Legislasi DPRA dan panitia khusus Pansus DPRA 2019.

Kemudian, penyampaian terkait delapan rancangan qanun usul prakasa eksekutif, dan pendapat Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah terhadap tiga rancangan qanun inisiatif DPRA.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...