Unduh Aplikasi

Gayo Lues, Emisi Gas Rumah Kaca Terkecil di Aceh

Gayo Lues, Emisi Gas Rumah Kaca Terkecil di Aceh
Ilustrasi. Foto: IST
BANDA ACEH – Kepala Dinas Kehutanan Aceh Husaini Syamaun, beserta Direktur Bidang Lingkungan Hidup Indonesia, John Hansen, dan Direktur Sumber Daya Hutam dan Air, Bappenas, Basah Hernowo, meresmikan program USAID Lestari di Kantor Dinas Kehutanan Aceh, Selasa (15/3).

Husaini Syamuan mengatakan, program USAID Lestari merupakan salah satu progran pemerintah untuk mengendalikan emisi gas rumah kaca. Menurutnya saat ini progran emisi rumah kaca sudah berjalan di Aceh. Bahkan mendapatkan dukungan dari USAID.

"Di Aceh, Kabupaten Gayo Lues dengan emisi gas rumah kaca terkecil. Sehingga ini mendorong pemerintah daerah untuk mendukung program Lestari USAID," kata Husaini.

Lanjutnya, emisi gas rumah kaca juga berdampak terhadap curah hujan yang semakin meresahkan masyakat, dampak dari curah hujan sangat berpengaruh terhadap banjir setiap tahunnya. "Semoga program Lestari USAID ini berjalan dengan baik di kab/kota, serta mampu mengurangi emisi gas rumah di Aceh," harapnya.

Untuk diketahui, Lestari merupakan program dari USAID untuk mitigasi perubahan iklim dan konservasi hutan pada enam bentang alam, yang meliputi tiga wilayah, yaitu Aceh, Kalimantan Tengah, dan Papua.

Tujuan Lestari untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GHG) yang berasal dari sektor pemanfaatan lahan dengan melindungi hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi, yang di integrasikan dengan program pembangunan yang beremisi rendah (LEDS) pada lahan yang mengalami degradasi.

Komentar

Loading...