Unduh Aplikasi

Gaya Kampungan Merusak Citra

Gaya Kampungan Merusak Citra
Foto: dok

SALUT kepada Tim Kucing Hitam Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Simeulue. Mereka menangkap seorang mahasiswa karena diduga menjual sabu-sabu. Mudah-mudahan hal ini memberikan efek jera bagi pelaku yang masih berusia muda untuk dapat mencari penghasilan dengan cara yang halal. 

Dalam sebuah foto, terlihat tujuh orang pria berdiri dengan wajah sumringah. Ada yang mengacungkan kepalan setinggi dada. Ada pula yang berdiri sambil memegang pistol--mudah-mudahan pistol itu hanya mainan--yang diacungkan ke melewati kepala dan sejajar dengan dada. 

Hanya satu orang yang berada di tengah yang berdiri tanpa ekspresi sambil menunjukkan barang bukti. Sudah dapat dipastikan itu adalah si mahasiswa yang kini jadi pesakitan. 

Namun yang sangat disayangkan adalah cara aparat berpose. Gaya mereka sungguh kampungan. Tersangka dibuat seperti ikan yang dipamerkan pada acara-acara mancing mania. Bahkan bergaya bak seorang jagoan menunjukkan kedangkalan berpikir seorang anggota kepolisian yang seharusnya mengayomi. 

Harusnya polisi mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Tersangka itu adalah manusia yang memiliki harga diri. Karena atas alasan apapun, berpose seperti yang mereka lakukan sangat melukai akal sehat. Apa yang dipertontonkan oleh anggota kepolisian itu bukan sesuatu yang bisa dibanggakan.

Cara mereka berfoto sama seperti permasalahan yang dialami oleh Benny Alamsyah, bekas Kepala Polsek Pademangan. Bahkan Kepala Polda Metro Jaya saat itu, Tito Karnavian, menegur keras Benny saat dia berpose bersama artis cantik tersangka kasus penyalahgunaan narkotika, Vitalia Sesha. 

Bahkan Tito, yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, menegur Kapolres Metro Jakarta Utara. Pose itu dinilai Tito berdampak buruk pada citra kepolisian sebagai aparat penegak hukum. Karena itu, Kepala Kepolisian Daerah Aceh harus memberikan peringatan kepada anggota yang berpose dengan cara tidak etis tersebut.

Langka ini harus dilakukan agar tidak ada anggota kepolisian yang merasa hebat dan bisa bertingkah sesuka hati. Seperti tertulis dalam kode etik profesi kepolisian, keberhasilan kepolisian memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat, selain ditentukan oleh kualitas pengetahuan dan keterampilan teknis kepolisian, juga ditentukan oleh perilaku terpuji di tengah masyarakat.

Komentar

Loading...