Unduh Aplikasi

Gas Langka, DPRK Aceh Barat Nilai Dinas Terkait Tidak Bekerja

ACEH BARAT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli,SE menilai Disperindagkop dan Distamben setempat seperti tidak bekerja dalam mengatasi kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg.

Ramli mengatakan, pihaknya akan mengajak kepolisian, Disperindagkop dan Distamben Aceh Barat untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan-pangkalan yang ada.

Ramli juga meyakini adanya permainan instansi terkait dalam persoalan kelangkaan gas tabung melon itu.

"Ini akan kita ungkap semua, siapa yang terlibat dalam permainan ini. Kita juga akan panggil salah satu resto yang informasinya juga ikut menikmati gas 3 kg dalam bisnisnya. Karena secara aturan resto jelas tidak boleh. Apalagi laporan warga tadi resto itu cukup banyak tabungnya," katanya kepada wartawan, Selasa (27/10) usai menerima ibu-ibu yang memprotes kelangkaan gas di gedung DPRK Aceh Barat.

Dalam sidak tersebut, setiap ditemukan tabung gas yang tidak bersegel, pihaknya akan menguji untuk melihat apakah gas tersebut berisi atau tidak. Karena, warga juga menemukan indikasi adanya pencabutan segel tabung.

Menurutnya, jika dalam sidak ditemukan adanya permainan, maka ia akan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas serta meminta pihak terkait untuk mencabut izin pangkalan.

"Kami tidak main-main, ini menyangkut hak warga miskin, kalau tidak diambil tindakan sekarang, persoalan ini bisa berlarut-larut," tegasnya.

|DARMANSYAH MUDA
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...