Unduh Aplikasi

Bandara Rembele Bener Meriah

Ganti rugi lahan warga tunggu hasil KJPP

Ganti rugi lahan warga tunggu hasil KJPP
Bandara rembele, Bandara Rembele Kabupaten Bener Meriah
ACEH TENGAH - Ganti rugi lahan warga untuk perluasan Bandar Udara (Bandara) Rembele Kabupaten Bener Meriah, harus menunggu hasil putusan tim penaksir dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) cabang Medan.

Hasil rapat yang dipimpin kakanwil pertanahan Aceh dengan Bupati Bener Meriah, Asisten I Sekdakab Bener Meriah, Satker Bandara Rembele, Dinas Pengelolaan Keuangan Aceh dan KJPP cabang Medan pada Senin, (20/10) malam di Banda Aceh, sepakat, ganti rugi lahan warga yang di timbun untuk perluasan Bandara Rembele harus menugngu keputusan tim penaksir KJPP cabang Medan.

Baca : DPRA desak Pemerintah Aceh segara tuntaskan pembebasan lahan bandara Rembele

Anggota DPRA terpilih wilayah tengah Aceh Bardan Sahidi yang mewakili masyarakat, usai rapat melalui selulernya mengatakan, dua hari kedepan hasil tim penaksir KJPP cabang Medan akan mengumumkan nominal ganti rugi lahan warga, dan anggaran yang digunakan untuk ganti rugi tersebut disahkan dari APBA senilai Rp. 18 Miliar.

“Kalau pekerjaan terus menerus terhenti, maka kita takutkan gak jadi bandara tersebut” ujarnya.

Kemudian tambah Bardan, untuk perluasan Bandara Rembele dibutuhkan sekitar 84 hektar, namun yang sudah tersedia dan telah ditimbun hanya sekitar 43 hektar atau 50 persen dari kebutuhan.

"84 hektar tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk landasan pacu, komplek perumahan, gedung serba guna, terminal, kantor kesehatan bandara, gudang pemadam, dan bandara pantau." Ungkapnya.


Nusi

Komentar

Loading...