Unduh Aplikasi

Ganggu Rumah Tangga Orang, Oknum Anggota DPRK Aceh Jaya Dilaporkan ke Polda

Ganggu Rumah Tangga Orang, Oknum Anggota DPRK Aceh Jaya Dilaporkan ke Polda
YARA melaporkan oknum anggota DPRK Aceh Jaya ke Polda Aceh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melaporkan oknum anggota DPRK Aceh Jaya berinisial AI, dari partai nasional ke Direskrimsus Polda Aceh, karena diduga telah menggangu keharmonisan rumah tangga orang lain.

Laporan dibuat pada Selasa, 31 Desember 2019 dengan nomor laporan STTLP/286/XII/YAN.2.5/2019 SPKT.

"Oknum anggota dewan Aceh Jaya tersebut kami laporkan ke Dir Reskrimsus Polda Aceh karena menggangu rumah tangga klien kami," kata Sekretaris YARA, Fahkrurrazi SH, Rabu (1/1/2020)

Saat membuat laporan ke Polda Aceh, Fakrurrazi didampingi Direktur Pengelola Informasi dan Dokumentasi YARA, Muhammad Zubir, dan Direktur Paralegal YARA, Muzakir AR.

Ia menjelaskan, oknum anggota DPRK Aceh Jaya yang dilaporkan tersebut masih aktif dan baru terpilih pada Pileg 2019 lalu.

"Klien kami sendiri dan istrinya merupakan timsesnya oknum anggota dewan tersebut. Klien kami merasa sangat dirugikan akibat perbuatan porno oknum anggota DPRK itu, sehingga telah mengakibatkan rumah tangga klien kami hancur usai digugat cerai sang istri," kata Fakhrurrazi.

"Karena perbuatan tidak menyenangkan itulah kami melaporkan terduga pelaku ke Polda Aceh, dan berharap kasus ini mampu dituntaskan oleh kepolisian, demi mewujudkan rasa keadilan," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Muhammad Zubir, menjelaskan berdasarkan bukti digital yang diperoleh kliennya, oknum anggota dewan itu tanpa hak meminta agar istrinya mengirim gambar telanjang untuk memuaskan birahi oknum dewan Aceh Jaya itu.

"Perbuatan bejat oknum tersebut sudah lama ketahuan sama klien kami, tapi demi mempertahankan rumah tangganya, klien kami hanya memperingatkan oknum dewan itu dan sudah pernah berdamai. Namun ternyata oknum itu kembali melakukan aksi porno dengan istri klien kami, sehingga istrinya berani menggugat cerai dan kini rumah tangga klien kami menjadi berantakan," jelas Zubir.

Selain itu, Zubir mengaku pihaknya juga akan melaporkan perbuatan amoral oknum anggota DPRK Aceh Jaya itu ke Majelis Kehormatan Dewan (MKD) Aceh Jaya dan DPD partai terkait.

"Nanti akan kami sampaikan suratnya ke MKD dan DPD partai terkait, karena selain mengganggu rumah tangga orang lain, ini juga perbuatan melanggar Syariat Islam," jelasnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...