Unduh Aplikasi

Gampong ‘Kapal Apung’ jadi desa wisata 2014

BANDA ACEH – Boleh dikata Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh ini sudah mendunia. Soalnya keberadaan kapal apung di sana menjadikan gampong tersebut kerap menjadi tujuan wisatawan. Apalagi kalau bukan ingin menyaksikan kapal raksasa berat 2.600 ton itu yang diseret oleh gelombang tsunami.

Disatu sisi, keberadaan kapal PLTD Apung milik PLN itu memberikan nilai positif. Pengunjung berdatangan, ekonomi masyarakat sekitar menggiliat. Kesadaran masyarakat setempat untuk mengelola dan menjaga situs sejarah itu telah mengantarkan Punge Blang Cut menjadi Desa Wisata 2014.
Punge Blang Cut berada pada posisi Sembilan dari 10 desa yang memperoleh predikat tersebut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu, kepada perwakilan 10 desa wisata penerima bantuan PNPM Mandiri Pariwisata. Desa-desa ini dinilai berhasil dalam mengelola potensi wisata desa untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Acara penyerahan penghargaan Desa Wisata 2014, berlangsung di Desa Wisata Pekraman Jasri, Kabupaten Karang Asem, Bali. Puncak acara penyerahan penghargaan ini dirangkai dengan peringatan perayaan Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day).

“Sebagaimana yang tercantum dalam Kode Etik Pariwisata Global UNWTO, bahwa penduduk lokal (Masyarakat desa) harus terlibat dengan kegiatan kepariwisataan dan berbagai kegiatan secara adil dalam manfaat ekonomi, sosial dan budaya yang dihasilkan. Berkenaan dengan hal ini, Kemenparekraf meluncurkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata,” terang Mari Elka.

Lebih lanjut Mari Elka menambahkan, masyarakat yang tinggal di desa wisata atau daya tarik wisata, oleh pemerintah diberikan PNPM Mandiri Pariwisata dalam bentuk Bantguan Sosial (Bansos) yang dikenal bantuan desa wisata. Dengan bantuan tersebut masyarakat dibimbing menjadi pelaku-pelaku pariwisata yang mandiri di daerahnya.

Kegiatan penyaluran penyaluran Bansos PNPM Mandiri Pariwisata difokuskan pada wilayah sasaran yang memiliki ketertarikan fungsi dan pengaruh unsur daya tarik wisata, usaha pariwisata maupun industri kreatif yang menjadi penggerak aktifitas ekonomi berbasis kegiatan pariwisata.

Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah berupa trophy, piagam dan uang pembinaan. Untuk Gampong Wisata peringkat pertama, kedua dan ketiga masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta, Rp 15 juta dan Rp 10 juta. Sedangkan untuk peringkat empat hingga sepuluh masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta.

SP

Komentar

Loading...