Unduh Aplikasi

Galian Tanah Urug Ilegal Digerebek, Polda Aceh Amankan Tiga Alat Berat

Galian Tanah Urug Ilegal Digerebek, Polda Aceh Amankan Tiga Alat Berat
Tiga unit alat berat di sita lokasi galian tanah tanah timbun. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh mengamankan tiga unit alat berat di lokasi penambangan diduga ilegal di desa Rayeuk Kareung Blang Mangat dan Desa Paya Peunteut, Lhokseumawe. 

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta mengatakan ketiga alat berat tersebut diamankan di lokasi kegiatan tambang jenis tanah timbun atau tanah urug tanpa mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produktif atau IUP OP. 

"Alat berat ini diamankan saat melakukan aktivitas di lokasi terpisah," kata Kombes Pol Margiyanta, Kamis (8/4).

Selain mengamankan alat berat, lanjut Margiyanta, pihaknya juga mengamankan delapan orang pelaku yakni NA (38), HE (30), MU (25). Mereka diamankan di lokasi Desa Rayeuk Kareueng, Kecamatan Blang Mangat. 

Sementara di TKP ke dua, pelaku yang diamankan yakni MA (46), JA (42) dan MUN (23) dan di TKP ke tiga diamankan HE (50) SA (60). Mereka diamankan di Desa Paya Peunteut Kecamatan Muara Dua. 

"Profesi mereka berbeda ada yang operator, pengawas dan pengelola. Mereka diamankan di lokasi dan waktu berbeda," ujarnya. 

Pengungkapan tindak pidana pertambangan mineral dan batubara atas informasi masyarakat adanya aktivitas galian tanah urug tanpa adanya izin. 

"Atas informasi itu, kita melakukan penyelidikan dan menemukan aktifitas pengalian tanah urug tanpa adanya izin dari pemerintah setempat," katanya. 

Selanjutnya, tiga unit alat berat dan delapan pelaku di bawa ke Mapolda Aceh guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...