Unduh Aplikasi

Gakkumdu Hentikan Kasus Money Politik di Bireuen

Gakkumdu Hentikan Kasus Money Politik di Bireuen
Foto: Net

BIREUEN - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) tindak pidana Pemilu Kabupaten Bireuen menghentikan kasus dugaan money politik yang melibatkan NH salah seorang tim sukses (Timses) calon DPRK setempat.

“Berdasarkan laporan yang register nomor 10/LP/PL7/KAB/01.18/IV/2019 tanggal 16 April 2019. Kasus ini dinyatakan dihentikan, sesuai hasil pembahasan I Gakkumdu karena tidak memenuhi unsur formil dan materil,” kata Koordinator Gakkumdu Kabupaten Bireuen, Desi Safnita kepada AJNN, Rabu (24/4).

Sambung Desi, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Gakkumdu, serta klarifikasi terhadap delapan saksi yang bersedia untuk memberikan keterangan, bahwa perkara tersebut tidak dapat ditindaklanjuti karena belum terpenuhinya syarat formil dan materil sesuai perbawaslu no 7 tahun 2018 tentang penanganan temuan dan laporan pelanggaran pemilu.

"Hanya keterangan saksi saja yang kami dapatkan, sebagai alat bukti dugaan pelanggaran pemilu ini. Sementara untuk barang bukti berupa uang yang dilaporkan oleh pelapor tidak ditemukan," ungkapnya.

Baca: Diduga Bagi-bagi Uang, Warga Ciduk Timses Caleg DPRK Bireuen

Sementara barang bukti uang yang diamankan yaitu Rp 1,3 juta bukan uang yang digunakan sebagai alat money politik tersebut. Sehingga Gakkumdu menyimpulkan dugaan tindak pidana pemilu tidak terpenuhi syarat formil dan materil, sehingga harus dihentikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, tim sukses (Timses) calon DPRK Bireuen diciduk oleh warga Gampong Pulo Naleung, Kecamatan Peusangan, karena diduga sedang membagikan uang (Money Politik) kepada masyarakat setempat.

Kejadian tersebut, diperkirakan terjadi pada, Jumat (12/4) kemarin, dan dilakukan oleh seorang wanita yang mengaku timses salah satu Caleg DPRK Dapil 2 dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Komentar

Loading...