Unduh Aplikasi

Gaji Naik, Perangkat Gampong Minimal Lulusan SMA

Gaji Naik, Perangkat Gampong Minimal Lulusan SMA
Kabag Pemerintahan Sekdakab Pidie Jaya, Muslim Khadri. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Mulai Januari 2020 gaji perangkat gampong di Kabupaten Pidie Jaya naik mencapai Rp 2 juta. Pendapatan perangkat gampong setiap bulan di kabupaten tersebut disetarakan dengan gaji pegawai negeri golongan II/a.

Namun seiring kenaikan gaji, meski perangkat gampong meliputi Kaur, Kasi dan Sekdes yang dipilih oleh kepala desa (keuchiek), orang tersebut diwajibkan minimal berijazah atau lulusan SMA/sederajat.

"Berdasarkan Perbup, perangkat gampong di Pidie Jaya wajib memiliki ijazah SMA atau sederajat," kata Kepala Bagian Pemerintahan Sekdakab Pidie Jaya, Muslim Khadri kepada AJNN, Senin (20/1).

Muslim menjelaskan, Perbup Pidie Jaya tersebut berlaku untuk perangkat gampong yang akan diangkat atau diganti mulai tahun 2020.

"Perbup ini berlaku untuk yang baru, sedangkan perangkat gampong sebelumnya atau sebelum Perbup ini berlaku tetap dapat jadi perangkat gampong walaupun tidak memiliki ijazah SMA," jelasnya.

Selain harus memiliki ijazah minimal SMA/sederajat, perangkat gampong juga harus berusia 20 tahun sampai dengan 42 tahun. Juga terdaftar sebagai penduduk gampong dan bertempat tinggal di gampong setempat paling kurang satu tahun.

"Perangkat gampong diberhentikan jika sudah berusia diatas 60 tahun," sebutnya.

Disamping itu, lanjut Muslim, perangkat gampong juga harus memenuhi persyaratan khusus, seperti mampu menguasai komputer.

"Untuk ijazah minimal SMA/sederajat dan lainnya adalah persyaratan wajib. Ada juga persyaratan khusus, diantaranya, beragama Islam, mampu membaca Alquran dengan baik dan benar, mampu menguasai komputer, bebas dari narkoba, dan memahami adat istiadat gampong," tegas Muslim Khadri.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...