Unduh Aplikasi

Gajah Terluka di Pidie, BKSDA Terkesan "Tutup Mata"

PIDIE-Seekor anak gajah mengalami luka akibat terkena jeratan di kawasan Keumala Kabupaten Pidie sejak seminggu terakhir, namun pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh terkesan tutup mata.

Teuku Boyhaqi sekretaris Ranger Beungga mengatakan gajah terluka itu awalnya ditemukan seorang warga dan melaporkan pada komunitas Ranger Keumala. Kemudian komunitas Ranger Keumala, Rangger Beungga dan beberapa anggota FFI berangkat ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Setelah kami pastikan bahwa benar gajah itu terluka pada hari Kamis (8/10) langsung menghubungi BKSDA, mereka berjanji akan turun ke lokasi pada hari Jum'at dan sampai hari ini mereka belum turun," katanya.

Dikatakan Boyhaqi, hari ini (Senin,12/10) pihaknya menghubungi kembali BKSDA, tetapi mereka malah meminta tim Ranger mengirimkan foto gajah yang nampak luka ditubuhnya.

"Kami tidak berani mengambil foto gajah tersebut karena tidak ada Mahout bersama kami, seharusnya itu kan tugas BKSDA untuk memastikan gajah itu terluka atau tidak dengan mengirimkan Mahout, jika terluka baru kemudian dikirimkan dokternya,"Katanya.

Dikatakan Boyhaqi, komunitas Ranger dan FFI secara sukarela telah beberapa kali ke lokasi untuk memastikan gajah tersebut.

"Beberapa kali kami ke lakosi, gajah itu masih di kawasan yang sama tidak berpidah tempat,"katanya.

NAZAR AHADI

Komentar

Loading...