Unduh Aplikasi

Gagal Haji Tanpa Tedeng Aling-Aling

Gagal Haji Tanpa Tedeng Aling-Aling
Ilustrasi: freepik

PEMERINTAH Indonesia, khususnya Kementerian Agama, tak perlu memberikan penjelasan berlebihan soal kegagalan Indonesia memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci, tahun ini. Para punggawa kementerian juga tak perlu membangun narasi berlebihan untuk menutupi kegagalan Indonesia mendapatkan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi.

Karena yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah teladan dari para pemimpin untuk berkata jujur. Termasuk dalam mengakui bahwa penanganan Covid-19 di Indonesia dianggap mengabaikan sejumlah norma. 

Lantas, karena ketidakseriusan itu, termasuk dalam memilih vaksin yang tepat, semua sektor menjadi terdampak. Tak terkecuali keberangkatan haji tahun ini. 

Di tahun pertama, keputusan untuk meniadakan perjalanan haji dapat dimaklumi. Ini karena Arab Saudi memang tidak siap menampung jamaah haji dari berbagai negara karena mereka juga tengah kelimpungan mengatasi pandemi di dalam negeri. 

Namun tahun ini kondisinya sedikit berbeda. Meski perjalanan haji belum akan berlangsung normal, seperti saat sebelum corona mewabah, pemerintah kerajaan membuka akses untuk melaksanakan ibadah umrah, termasuk bagi jamaah asal Indonesia. 

Saat ini, menimpakan segala sesuatu kepada Covid-19 adalah hal wajar. Dan ini kerap dilakukan pemerintah, di berbagai tingkatan pemerintahan. Dan tren ini terus berlanjut. 

Tentu saja semua orang berdoa agar kondisi krisis saat ini segera berakhir. Para jamaah haji juga berharap agar keinginan mereka menziarahi dua Kota Suci segera terpenuhi. Namun berkilah pembatalan itu atas dasar kesehatan dan keamanan jamaah jelas sangat mengada-ada. Pemerintah berutang banyak terkait hal ini, terutama ihwal penjelasan. 

Agar kadar keikhlasan jamaah haji tidak semakin tergerus oleh pernyataan-pernyataan pejabat yang mencoba meyakinkan dengan alasan yang tidak meyakinkan, ada baiknya jika pemerintah memberikan penjelasan gamblang alasan penolakan Kerajaan Arab Saudi menolak jamaah haji Indonesia. Tanpa tedeng aling-aling. 

HUT Pijay

Komentar

Loading...