Unduh Aplikasi

Gagal Berangkat Umrah, Calon Jamaah Datangi Kantor Azizi Tour Meulaboh

Gagal Berangkat Umrah, Calon Jamaah Datangi Kantor Azizi Tour Meulaboh
Ka'bah di Masjidil Haram. Foto: ist

ACEH BARAT - Seratusan calon jamaah umrah asal Aceh Barat mendatangi jasa travel Azizi Tour Meulaboh. Mereka menuntut kejelasan pihak manajemen travel yang membatalkan rencana keberangkatan secara sepihak.

“Kami kecewa berat lantaran sudah dijanjikan berangkat besok. Tadi siang, tiba- tiba mendapat informasi tidak jadi berangkat. Makanya saya kemari mempertanyakan masalah ini,” kata Mustafa (70), salah satu calon jamaah umrah asal Desa Keramat , Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Senin (21/11).

Hal ini menjadi lebih berat karena dirinya telah mempersiapkan sejumlah perlengkapan dan kebutuhan selama berada di Tanah Suci.

Ini juga menjadi kekecewaan kedua karena sebelumnya, Mei lalu, biro perjalanan tersebut membatalkan keberangkatan dengan alasan gangguan keamanan di Arab Saudi.

Mustafa berencana menjalankan umrah bersama 12 anggota keluarganya. Mereka mendaftar dan membayar biaya keberangkatan sebesar Rp 16 juta hingga Rp 18 juta saat itu.

Untuk rencana keberangkatan 22 November 2016, mereka diminta membayar uang tambahan sebesar Rp 2 juta. Namun lagi-lagi mereka gagal berangkat.

“Saya dan dan 12 keluarga besar saya merasa malu dan sangat terpukul akibat insiden pembatakan keberangkatan ini. Apalagi telah dipesijuek,” ungkap Mustafa.

Azizi Tour dan Travel Meulaboh berkantor di Jalan Manek Roo, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Kedatangan mereka disambut oleh pimpinan travel tersebut, Cut Mega Putri. Menurut Cut, pembatalan keberangkatan akibat kerusakan sistem yang terjadi di pusat travel ini.

“Ini disebabkan rusaknya sistem di Jakarta, karena sistem visa prabayar. Jadi siapa yang berhaji dan berumrah dalam waktu tiga tahun harus bayar lagi. Kemarin demo di Jakarta dan Menteri Agama sudah minta maaf akan hal ini,” kata Cut Mega Putri, kepada wartawan, Senin, (21/11).

Mega mengaku pihaknya selaku penyedia jasa tour dan travel layanan haji dan umrah baru mendapat informasi pembatalan keberangkatan pada Rabu dan Jumat pekan lalu. “Ini (pembatalan) yang kedua. Kemarin masalahnya lain lagi. Maaf saya tidak bisa katakan di sini karena itu masalahnya negara.”

Cut mengatakan pihaknya tidak akan mengalihkan pelanggan itu ke travel lain. Dia meyakini kesalahan tersebut terjadi tidak datang dari perusahaannya. Dia juga memastikan calon jamaah tetap diberangkatkan. Jamaah diperkirakan berangkat pada awal atau akhir Desember 2016.

Namun apabila jamaah yang gagal berangkat tersebut ingin uangnya kembali, kata Cut, pihaknya siap mengembalikan uang tersebut dalam waktu tiga bulan.

Komentar

Loading...