Unduh Aplikasi

Fasilitas Publik di Aceh Tak Sediakan Area Merokok akan Disanksi

Fasilitas Publik di Aceh Tak Sediakan Area Merokok akan Disanksi
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Dalam rancangan qanun prioritas yang direncanakan akan diparipurna akhir Desember nanti, terdapat raqan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Ketua Badan Legislatif (Banleg) DPRA, Bardan Sahidi  menyebutkan pada raqan KTR itu nantinya ada beberapa fasilitas publik wajib menyediakan smoking zone (area merokok).

"Seperti tempat ibadah, instalasi kesehatan, ruang belajar, ruangan ber AC dan kendaraan umum," kata Bardan saat dikonfirmasi AJNN, Minggu (13/12).

Ia mengatakan, qanun KTR ini diberlakukan agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat di ruang publik.

Sebab dalam qanun itu disebutkan ada Kawasan Tanpa Rokok dan Kawasan Terbatas Rokok.

"Sama kita kayak di DPRA. Kalau di ruang sidang tidak boleh merokok. Kalau yang mau merokok, ada smoking zone-nya," jelasnya.

Raqan KTR ini jjuga, anjut Bardan, sudah kewajiban bagi setiap pemerintah daerah di Aceh untuk menyediakan smoking zone.

Baca: Merokok di Lokasi KTR akan di Penjara Tiga Hari

"Diutamakan ini diberlakukan di semua perangkat Pemerintah Aceh," ungkapnya.

Jika nanti terdapat ada perangkat Pemerintah Aceh yang tidak menyediakan smoking zone akan dikenakan sanksi.

Sanksi yang akan diberikan berupa sanksi administrasi, peringatan terberat ialah sanksi pidana.

"Kalau sanksi administrasi, tempatnya akan disegel," pungkasnya.

|INDRA WIJAYA

Komentar

Loading...