Unduh Aplikasi

Fakta Baru Terungkap dalam Rekontruksi Pembunuhan Istri dan Dua Anak di Aceh Utara

Fakta Baru Terungkap dalam Rekontruksi Pembunuhan Istri dan Dua Anak di Aceh Utara
Rekontruksi pembunuhan di Ulee Madon, Kabupaten Aceh Utara. Sarina

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe melakukan rekontruksi pembunuhan terhadap Irawati Nurdin (35), Zikra Muniza (12) dan Yazid (1,6) di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam rekontruksi itu terungkap fakta baru yang tidak diperoleh saat proses BAP pada awal penangkapan tersangka bernisial Aidil Saputra Ginting tersebut.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang mengatakan, total reka adegan yang dilakukan sebanyak 20 adegan. Dalam rekontruksi ini juga ikut melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan penyidik serta didampingi penasehat hukum tersangka.

Baca: Personil Bersenjata Lengkap Amankan Rekontruksi Pembunuhan di Aceh Utara

“Memang ada beberapa adegan yang tidak sesuai dengan berita acara, nanti kami akan melakukan penyesuaian terkait fakta baru yang ditemukan tersebut. Juga akan kami gelar kembali perkaranya terlebih dulu,” ungkapnya, Selasa (23/7).

Sambungnya lagi, contoh beberapa keterangan yang berubah dan tidak sesuai dengan BAP saat rekontruksi yaitu ternyata tersangka menikam korban yang merupakan istrinya itu dari belakang, sementara waktu berita acara tersangka tidak ingat kapan penikaman dilakukan terhadap korban tersebut.

“Selain itu, ketika korban melawan dan menyerang balik, tersangka menangkap tangan korban dengan tangan kiri, sebelumnya tersangka mengaku menangkapnya menggunakan tangan kanan. Kenapa memegang dengan tangan kiri, karena sudah memegang senjata tajam di tangan kanan,” jelas Kasat.

Kasat juga berpesan, perkara ini dalam penanganan Reskrim Polres Lhokseumawe, dan pihaknya benar-benar menanganinya dengan professional. Dan kepada masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan reaksi berlebihan, yang jelas percayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan perkara tersebut.

Komentar

Loading...