Unduh Aplikasi

Enam Pelanggar Syariat Dicambuk, Satu Diantaranya Pingsan

Enam Pelanggar Syariat Dicambuk, Satu Diantaranya Pingsan
BANDA ACEH - Enam pelanggar Syariat Islam di kota Banda Aceh menjalani prosesi ukubat cambuk di halaman Masjid At-Taqwa, Gampong Lhong Raya Banda Aceh, Kamis (24/3).Ke enam pelanggar tersebut terbukti melakukan mesum dan perjudian.

Enam terhukum cambuk tersebut yakni Budiman (39) dan Sakdiah (22). Warga Banda Aceh dan Aceh Barat dihukum 20 kali cambuk dikurangi masa tahanan tiga cambuk. Mereka terbukti telah melanggar qanun no 6 tahun 2014 tentang Jinayah. Sakidah sempat pingsan usai menjalani cambuk.

Kasie Penegak peraturan Syariat Islam Satpol PP WH, Evendi menyebutkan kedua pasangan non muhrim tersebut ditangkap warga pada Desember 2015 lalu.

Sementara, Umar Yusuf (52), Baili (42), Bustamam Hasan (32), dan Rusli (49), mereka dihukum tujuh kali cambuk dikurangi masa tahanan dua kali cambuk karena terbukti bersalah terlibat perjudian.

"Mereka ditangkap oleh pihak Polresta Banda Aceh pada Januari 2016," katanya.

Prosesi hukuman cambuk tersebut disaksikan ratusan warga. Sedangkan anak-anak dilarang menyaksikan eksekusi para pelanggar syariat Islam tersebut.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin mengatakan eksekusi cambuk ini bukan hura-hura karena banyak warga yang menyaksikan hukuman cambuk menertawakan dan menyoraki terhukum cambuk.

"Padahal, mereka yang dicambuk dengan ikhlas menjalankan hukumannya sebagai jalan pertaubatannya," katanya.

Ia juga menyebutkan dengan pelaksanaan hukuman cambuk ini diharapkan yang terakhir dilaksanakan di Banda Aceh.

"Secara pribadi saya berharap agar hukuman cambuk hari ini yang terakhir dilaksanakan. Artinya, tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah," ujarnya.

Komentar

Loading...