Unduh Aplikasi

Enam Pasangan Balon Bupati Abdya dari Perseorangan Terancam Gagal

Enam Pasangan Balon Bupati Abdya dari Perseorangan Terancam Gagal
ACEH BARAT DAYA - Enam Pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang maju melalui jalur perseorangan dalam pesta demokrasi pemilukada 2017 mendatang terancam gagal. Pasalnya, hasil verifikasi faktual sementara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Independen (KIP) Abdya banyak ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pendukung calon perserorangan ganda.

"Khususnya pada hari keenam, hasil verifikasi faktual sementara banyak kami temukan KTP ganda," ungkap Ketua KIP Abdya, Elfiza SH MH, melalui Kasubag Teknis Pemilu dan Humas KIP Abdya, Agus Mudaksir kepada wartawan Senin (29/8).

Menurutnya, pihak KIP akan memberi kesempatan lagi kepada masing-masing paslon untuk memperbaiki kekurangan dukungan KTP tersebut mulai dari dari 29 September hingga 1 Oktober 2016.

"Sebagaimana ketentuan dan peraturan berlaku, jika terdapat kekurangan KTP pendukung maka paslon harus mampu melipat gandakan, misalkan kekurangan 1000 lembar maka paslon harus mengantikan sebanyak 2000 lembar KTP lainnya,” jelas Agus Mudaksir .

Ia menambahkan, jika batas waktu yang telah ditetapkan KIP para pasangan calon tidak juga menambahkan syarat tersebut, maka akan gugur sebagai calon Bupati Abdya yang maju melalui jalur independen atau perseorangan.

"Jika kemudian para paslon tidak menambahkan syarat sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, tentu akan gagal mencalon kandiri sebagai calon bupati dan wakil bupati," ujar Agus.

Dikatakan Agus Mudaksir, dari enam pasangan calon Bupati Abdya yang maju melalui jalur perseorangan, total jumlah fotocopy TP pendukung sekitar 32.961 lembar yang diserahkan kepada pihak KIP Abdya, sementara jumlah KTP Ganda secara keseluruhan yang dikantongi pihaknya berjumlah sebanyak 11.017 lembar.

"Hampir rata-rata setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Abdya yang maju melalui jalur perseorangan kami temukan adanya KTP ganda," imbuhnya.

Komentar

Loading...