Unduh Aplikasi

Enam Keuchik di Pidie Dipanggil Kejari Terkait Pengelolaan Dana Desa

Enam Keuchik di Pidie Dipanggil Kejari Terkait Pengelolaan Dana Desa
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE - Enam keuchik di Kabupaten Pidie dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie untuk dimintai keterangan menyangkut pengelolaan dana desa yang diduga terjadi penyelewengan.

Kasi Intel Kejari Pidie, Fauzi kepada AJNN, Senin (3/1) membenarkan telah melayangkan surat pemanggilan terhadap keuchik di tiga kecamatan dalam kabupaten setempat.

Pemanggilan enam keuchik di Pidie berdasarkan perintah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh di Banda Aceh setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Enam keuchik tersebut sebelumnya dilaporkan masyarakat ke Kejati Aceh, selanjutnya Kejati Aceh memerintahkan Kejari Pidie untuk menindaklanjuti," ungkap Fauzi.

Dia menyebutkan, enam keuchik yang telah disurati untuk dimintai keterangan meliputi empat gampong di Kecamatan Mutiara yakni Gampong Dayah Tidiek, Desa Tuha Gampong Gajah, Gampong Balee Baro Keumangan dan Gampong Blang Tidiek.

Selanjutnya, keuchik Gampong Bentayan Kecamatan Kembang Tanjong dan Gampong Raya Utue, Kecamatan Pidie.

"Kita ambil Puldata dan Pulbaket dari enam keuchik terkait pengelolaan dana desa," ujarnya.

Pihak Kejari Pidie, lanjut Fauzi, dalam waktu ini akan meminta Inspektorat setempat untuk melakukan audit terhadap pengelolaan dana desa di enam gampong sebagaimana yang dilaporkan masyarakat kepada Kejati Aceh.

"Setelah mengumpulkan keterangan dan data kemudian kita serahkan kepada pihakInspektorat untuk dilakukan proses audit," ujarnya.

Komentar

Loading...