Unduh Aplikasi

SIDANG PEMBAKARAN BARAK

Empat Terdakwa Divonis Berbeda

Empat Terdakwa Divonis Berbeda
ACEH BARAT - Tiga terdakwa kasus dugaan pembakaraan barak milik PT Fajar Baizuri And Brothers divonis hukuman penjara, sementara satu lainnya dinyatakan tak bersalah.

Putusan itu dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Meulaboh, Senin (22/8), yang dipimpin hakim ketua,Fauzi Isra, dan hakim anggota Alqduri dan T Latiful.

Ketiga terdakwa tersebut dijerat hukuman berbeda, Julinaidi dan Khaidir divonis 6 bulan, Asubki divonis 3 bulan dan Musilan divonis bebas.

Kuasa hukum dari keempat terdakwa, Candra Darusman, SH.MH yang juga kepala operasional LBH Banda Aceh Pos Meulaboh mengatakan putusan hakim yang berbeda- beda tersebut terdapat kejanggalan, padahal menurutnya jika dilihat dari dakwaan dan nomor perkara sama.

“Jika saya melihat putusan terhadap musilan bebas karena saat kejadian dia tidak berada di tempat dan dibuktikan dengan tiket angkutan kedaraan umum,” kata dia.

Sedangkan tiga rekan Musilan, kata dia, divonis bersalah karena menurut hakim unsur dakwaannya terpenuhi sesuai dengan pasal 187 juncto 55 yang dituntut satu tahun penjara terhadap keempatnya.

Menurutnya putusan tersebut aneh, berdasarkan keterangan dari para saksi bisa disimpulkan jika keempatnya tidak bersalah. Baik keterangan saksi yang memberatkan maupun saksi yang meringankan, meskipun pada saat itu saksi Muhibmin pernah mengatakan dihadapan persidangan melihat kasus kebakaran itu, namun berbelit- belit.

“Atas putusan ini kita nyatakan banding. Karena kita yakin keempatnya tidak bersalah terhadap terbakarnya barak itu. Keyakinan ini berdasarkan keterangan saksi pada sidang sebelumnya,” ujarnya.

Komentar

Loading...