Unduh Aplikasi

Empat Ekor Satwa Liar Dilepas Liarkan di Lhokseumawe

Empat Ekor Satwa Liar Dilepas Liarkan di Lhokseumawe
Dokumen BKSDA Aceh. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Konservasi Wilayah 1 Lhokseumawe BKSDA Aceh sudah melepasliarkan kembali empat ekor satwa liar. Angka tersebut terhitung dari awal Januari hingga April 2020.

“Sudah empat ekor kita lepasliarkan hingga April 2020. Dari empat ekor tersebut, satu diantaranya satwa liar namun tak dilindungi (Ular),” kata Staf Konservasi Wilayah 1 Lhokseumawe, Choirunnisa kepada AJNN, Minggu (26/4).

Dikatakan Nisa, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya Provinsi Aceh, untuk tidak menangkap, memelihara, menyimpan, memiliki, dan memperniagakan satwa yang dilindungi negara dalam keadaan hidup.

“Hal tersebut sesuai dengan Pasal 21 ayat (2) dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” ujarnya.

Sambung Nisa, dalam hal ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa saja satwa liar yang termasuk dilindungi negara khususnya dengan adanya peraturan terbaru tentang jenis tumbuhan dan satwa dilindungi.

Yang ada pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Komentar

Loading...