Unduh Aplikasi

Elemen Masyarakat Abdya Diminta Hargai Putusan PTUN Terkait PT CA

Elemen Masyarakat Abdya Diminta Hargai Putusan PTUN Terkait PT CA
Koordinator LSM Kompak, Saharuddin Foto: Ist

ACEH BARAT DAYA - Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Pejuang Keadilan (Kompak), Saharuddin meminta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), untuk menghargai putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, yang mengabulkan seluruh gugatan PT Cemerlang Abadi.

Menurutnya, putusan terkait permintaan pembatalan surat keputusan (SK) perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT CA, yang diterbitkan Menteri Negara Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sudah dilakukan oleh hakim dengan penuh pertimbangan.

Baca: Hakim PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan PT Cemerlang Abadi

"Kami melihat keputusan tersebut sudah penuh pertimbangan dari Hakim PTUN jakarta," kata Saharuddin kepada AJNN, Selasa (8/10).

Lanjut Sahar, jika pun ada pihak yang menilai putusan tersebut tidak sesuai atau tidak memuaskan maka dapat melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian ATR/BPN, untuk menempuh upaya hukum lanjutan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

"Saya pikir masih ada celah untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Negara ATR/BPN, untuk melakukan upaya banding ke PTTUN," ujarnya.

Namun sebelum hal itu dilakukan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), hendaknya memikirkan secara matang terkait upaya banding terhadap HGU perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Desa Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya tersebut.

Sahar berasumsi, bila Pemkab tetap menempuh langkah hukum terkait gugatan yang dimenangkan PT CA tersebut, dikhawatirkan akan berdampak kepada terganggunya iklim investasi di Abdya.

"Itu akan berdampak kepada investasi, karena akan membuat rasa takut para investor untuk berivestasi. Apalagi menurut hemat kami, sudah lebih dua tahun kepemimpinan Akmal-Muslizar belum ada tanda-tanda investor yang siap berinvestasi di Abdya," tukasnya.

Selain itu, tuturnya, sebaiknya Pemkab Abdya tidak perlu membuang-buang energi dalam menanggapi permasalahan HGU PT CA tersebut. Ada langkah yang bijak yang dapat dilakukan, misalkan mengajak pihak manajemen PT CA untuk duduk bersama dan mencari langkah solutif terkait sejumlah permasalahan yang selama ini terjadi.

"Misalnya masalah tenaga kerja, lahan yang belum habis digarap, tentang lahan plasma yang akan dibagikan kepada masyarakat dan bisa saja pemkab mengajak PT CA untuk mendirikan PKS di Kabupaten Abdya," tutupnya.

Komentar

Loading...