Eksportir: Naiknya Harga Kopi Gayo Bisa Berlangsung Hingga 1,5 Tahun ke Depan

Eksportir: Naiknya Harga Kopi Gayo Bisa Berlangsung Hingga 1,5 Tahun ke Depan
Eksportir dan pemerhati kopi Gayo, Armiyadi. Foto: IST.

ACEH TENGAH - Eksportir dan pemerhati kopi Gayo, Armiyadi ikut berpendapat terkait kondisi tren naiknya harga kopi Gayo yang akhir-akhir ini patut disyukuri oleh beberapa pihak.

Kepada AJNN, Rabu (13/10) Armiyadi mengatakan bahwa naiknya harga kopi Gayo disebabkan oleh beberapa faktor yang saling memiliki keterkaitan.

Pertama Armiyadi mengungkapkan bahwa kondisi alam yang terjadi di negara Brazil sebagai pemasok kopi Arabika tertinggi di dunia akhir-akhir ini mengalami fenomena frost, hujan es batu dan lain-lain yang menyebabkan hampir sebagian besar tanaman kopi di Brazil mengalami gagal panen.

"Beberapa bulan ke belakang, negara Brazil mengalami kemarau. Karena musim kemarau, maka terjadilah fenomena embun beku yang disebut dengan frost. Embun ini turun dengan suhu dingin mencapai 0°C, sehingga menyebabkan pembekuan pada daun-daun kopi, yang dampaknya daun kopi itu seperti terbakar," ujar Armiyadi.

Armiyadi juga mengungkapkan mengapa daun pohon-pohon kopi di Brazil seolah-olah terbakar, menurut Armiyadi itu terjadi karena volume sel pada daun kopi jika membeku akan membesar dan membelah dinding sel.

"Karena terjadi pembelahan dinding sel, maka secara makro kita lihat daun kopi itu seperti terbakar atau mesing. Karena kondisi tersebut maka rusaklah jaringan yang ada pada tumbuhan kopi," ungkap Armiyadi.

Baca Selanjutnya...

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini