Unduh Aplikasi

Ekses Kebakaran Rumah, Dua Bocah SD asal Paloh Punti Tak Sekolah

Ekses Kebakaran Rumah, Dua Bocah SD asal Paloh Punti Tak Sekolah
Puing-puing sisa kebakaran di Gampong Paloh Punti. Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE - Dua bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) asal Gampong Paloh Punti, Kecamata Muara Satu, Kota Lhokseumawe tidak bisa sekolah, Selasa (6/8).

Hal itu merupakan dampak dari terbakarnya rumah Samsul Bahri pada, Senin (5/8) sehingga seragam dan alat tulis sekolah kedua anaknya tersebut ludes dilalap si jago merah.

"Karena seragam serta perlengkapan sekolah anak itu ikut ludes terbakar, sehingga mereka hari ini tidak bisa sekolah," kata Keuchik Paloh Punti, Zulfikar.

Baca: Ekses Kebakaran Rumah, Dua Bocah SD asal Paloh Punti Tak Sekolah

Dalam hal ini, Keuchik berharap ada bantuan berupa seragam sekolah serta alat tulis, sehingga ke dua anak yang masih duduk di kelas enam dan kelas dua SD tersebut bisa kembali belajar seperti biasanya.

"Dan kita berharap juga, semoga ada bantuan berupa rumah, sehingga keluarga tersebut bisa kembali berteduh pada siang dan malam hari bersama anak-anaknya itu," pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Subuh tadi, sekitar pukul 05.00 WIB, Juliana sedang tertidur pulas bersama ketiga anak di rumahnya Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe. Tiba-tiba suhu panas terasa di ruangan rumah berukuran 8x4 meter tersebut.

“Saat itu saya sedang tertidur dengan ketiga anak saya, tiba-tiba disamping terasa panas, lalu terbangun ternyata api sudah menjalar ke atap rumah,” kata Juliana kepada AJNN dilokasi kejadian sembari mengusap tetesan air mata dan anak perempuan di gendongannya.

Lanjut Juliana, setelah melihat api menjalar, dirinya berteriak membangunkan kedua anaknya yang sudah duduk di bangku Sekolah Dasar tersebut untuk lari keluar rumah. Sementara anaknya yang masih balita sedang tertidur lelap ditarik tangannya dipeluk dalam gendongan lalu Ia berusaha keluar dari kobaran api itu.

“Setelah kedua anak saya yang sudah Sekolah tadi keluar, lalu saya tarik anak bungsu saya yang masih balita. Saya tarik ditangannya dan memeluk serta menggendong bawa dia keluar rumah itu,” ungkapnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...