Unduh Aplikasi

Efek Corona, Pengusaha Hotel di Sabang Rumahkan Karyawan Sementara

Efek Corona, Pengusaha Hotel di Sabang Rumahkan Karyawan Sementara
Hotel Nagoya INN. Foto: AJNN/Windi Wahyudi

SABANG - Sejumlah pengusaha hotel di Kota Sabang ikut terkena imbas dari virus corona. Sehingga mereka terpaksa merumahkan sebagian besar karyawannya, imbas ini juga merujuk pada kebijakan Pemko Sabang yang melarang sementara tamu untuk berkunjung ke pulau wisata tersebut.

Bukan tanpa alasan para pengusaha hotel merumahkan karyawannya, pasalnya pemasukan mereka memang sama sekali tidak ada hingga mereka tidak sanggup untuk memberikan gaji seperti biasanya.

Pemilik Hotel Nagoya INN, Cristine Wangsa kepada AJNN mengatakan, dampak dari virus corona ini para pemilik hotel kehilangan pemasukannya dikarenakan peraturan daerah yang tidak memperbolehkan selain yang memiliki KTP Sabang masuk.

"Demi kebaikan bersama kami menerima keputusan pemerintah untuk melarang tamu berkunjung ke Sabang meski pemasukan hotel kami tidak ada," kata Christine, Sabtu (11/4).

Baca: Efek Corona, Hotel Kriyad Banda Aceh Rugi Rp 1,2 Miliar

Ia mengaku selama ini memiliki 11 karyawan yang bekerja aktif di hotel, karena dampak Covid-19, dirinya terpaksa merumahkan delapan karyawan, dan menyisakan tiga untuk tetap bekerja meski tidak ada pemasukan sama sekali.

"Kami terpaksa merumahkan delapan dari sebelas karyawan kami akibat virus corona ini, mudah-mudahan kalau keadaan sudah normal kami akan memanggil kembali karyawan yang sudah kami
rumahkan," tambahnya.

Owner Nagoya INN berharap turun tangan pemerintah untuk membantu karyawan mereka yang terpaksa dirumahkan dengan memberikan bantuan berupa sembako dan bantuan lainnya.

"Saya mengajak warga Sabang secara sama-sama berusaha menjaga Kota Sabang ini dari penyebaran virus corona, dan berdoa agar virus ini cepat hilang dan bisa beraktivitas seperti biasa lagi," ujarnya.

Komentar

Loading...