Unduh Aplikasi

Dukung Germas, Ujian di SMAN 1 Lhokseumawe Akan Ditunda Sehari

Dukung Germas, Ujian di SMAN 1 Lhokseumawe Akan Ditunda Sehari
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Kepala Sekolah SMAN 1 Lhokseumawe, Nurasmah menyebutkan saat Gerakan Masker Sekolah (Germas) dilaksanakan serentak seluruh Provinsi Aceh, pihaknya akan menunda pelaksanaan ujian sehari.

“Untuk Germas, kita sudah siap. Baliho, dan spanduk juga sudah terpasang, serta sosialisasi kepada siswa juga dilakukan,” kata Nurasmah kepada AJNN, Senin (30/11).

Sambungnya, meskipun 2 Desember 2020 sedang ujian, pihaknya akan menggantikan hari itu dengan tanggal 14 Desember. Alasannya, karena sekolah SMAN 1 Lhokseumawe memang sudah siap menyambut program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jumlah siswa kita total 949 orang, dan hari ini sudah dilaksanakan ujian. Meskipun demikian tetap mengutamakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,” ungkapnya.

Lanjutnya, untuk hari ini total siswa yang ikut ujian kelas X sebanyak 320 siswa dengan jumlah total ruangan 22 ruang belajar. Dalam satu ruangan siswa sebanyak 18 orang.

“Sejauh ini semua sudah mengikuti ujian tatap muka, karena sebelumnya sudah disurati orangtua mereka. Jika tidak berkenan anaknya ikut secara tatap muka, akan disediakan fasilitas daring,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh gencar mengkampanyekan Gerakan Masker Sekola (Gemas) untik memutuskan mata rantai penularan Coronavirus Disease (Covid-19) di lingkungan sekolah.

“Itu dilakukan Pemerintah Aceh secara menyeluruh, nanti setelah logistik dikirim ke Kota Lhokseumawe, dan petugas Provinsi akan menyerahkan langsung ke Walikota Lhokseumawe,” kata Kepala cabang Pendidikan Aceh wilayah Lhokseumawe, Anwar Jalil kepada AJNN, Jumat (27/11).

Kata Anwar, dari Pemerintah Kota Lhokseumawe akan diserahkan ke dinas. Setelah itu pihaknya baru menyalurkan logistic tersebut ke sekolah secara serentak pada 2 Desember 2020 mendatang.

“Setelah guru memakaikan masker kepada siswa yang hadir, kemudian dilanjutkan dengan ceramah tentang bahayanya Covid-19,” ungkapnya.

Komentar

Loading...