Unduh Aplikasi

Dugaan Rekening Basah di Bank Aceh Syariah

BANDA ACEH - Jumat (11/9) sekitar pukul 11.00 WIB, Kantor AJNN kedatangan tamu seorang pria kurus tinggi. Ia adalah Yusrizal, tamu yang berasal dari Medan, Sumatera Utara. Dengan memakai baju kaos dan celana jeans dengan menjinjing tas kecil, tamu tersebut mengungkapkan adanya dugaan pencucian uang di Bank Aceh Syariah.

Yusrizal merupakan abang kandung Rizki, seorang pelayanan kantor cabang Bank Aceh di Jalan S Parman, Medan, Sumatera Utara.

Seperti dikutip di RMOLAceh.id, Rizki diminta bantuan untuk membuka rekening di Bank Aceh dan menerima transfer sejumlah uang ke rekening tersebut. Permintaan itu keluar dari mulut Deddy Nofendy, Kepala Kantor Cabang Bank Aceh di Jalan S Parman, Medan, Sumatera Utara.

Namun karena status Rizki sebagai pegawai di Bank Aceh, mereka memutuskan untuk pembukaan rekening atas nama ibu kandung Rizki, Yusnamurti.

Alasan Rizki bersedia memenuhi permintaan itu karena permintaan itu atas dasar membantu meningkatkan pendapatan perusahaan. Perintah itu membuatnya merasa berguna sebagai pesuruh di kantor itu.

Setelah membuka tabungan itu, Rizki terperangah melihat jumlah yang masuk ke Ibunya, Yusnamurti. Dia juga tak pernah menyangka “memiliki” uang sebesar itu dalam tabungan ibunya.

“Jumlahnya 1,9 miliar (rupiah),” kata Rizki, di sebuah warung kecil di kawasan Amaliun, Medan, Sumatera Utara, Ahad dua pekan lalu, 

Komentar

Loading...