Unduh Aplikasi

Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Indrajaya Masih Tahap Penyelidikan

Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Indrajaya Masih Tahap Penyelidikan
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan dana desa tahun anggaran 2016 hingga 2019 di sejumlah gampong dalam Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie. Puluhan keuchik dan termasuk camat setempat sudah dimintai keterangan. 

"Proses penyelidikan masih berlanjut, 49 keuchik sudah kita periksa namun ada beberapa keuchik sudah meninggal dunia," kata Kepala Kejaksaan Negeri Pidie, Gembong Priyanto melalui Kasi Pidsus Naungan Harahap kepada AJNN, Senin (15/3). 

Baca: Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Kejari Pidie Periksa Sejumlah Keuchik di Indrajaya

Dugaan penyalahgunaan dana desa, sambung Naungan, di mana keuchik mengupah pihak ketiga untuk membuat dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (R-APBG). Alasan menyuruh pihak ketiga karena mereka (keuchik) tidak bisa membuat dokumen R-APBG. 

"Hasil pemeriksaan, keuchik mengakui bahwa menyuruh pihak ketiga untuk membuat dokumen R-APBG dengan memberikan imbalan karena tidak membuat sendiri," ujarnya. 

Selain keuchik, sebut Naungan, pihak ketiga yang membuat dokumen R-APBG juga sudah dimintai keterangan. Keterangannya, keuchik yang meminta untuk membuat dokumen R-APBG. 

"Dalam kasus tersebut kita akan melihat ada atau tidaknya perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian negera," cetus Naungan. 

Komentar

Loading...