Unduh Aplikasi

Dugaan Pembalakan Liar oleh Oknum Anggota Dewan

Ketua DPRK Bener Meriah: Saya Masih Menunggu Pengakuan dari Anggota Dewan

Ketua DPRK Bener Meriah: Saya Masih Menunggu Pengakuan dari Anggota Dewan
Ketua DPRK Bener Meriah, Mohd Saleh saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam.

BENER MERIAH -  Ketua DPRK Bener Meriah, M Saleh mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan upaya-upaya tabayun untuk bertanya sekaligus berdiskusi kepada 24 anggota DPRK Bener Meriah terkait dugaan pembalakan liar hutan di kawasan Pantan Kepile dan Pucuk Nuning, kecamatan Syiah Utama yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRK Bener Meriah. 

"Setelah berita itu mencuat, saya sebagai ketua DPRK langsung mengambil langkah-langkah persuasif dengan berdiskusi dan bertanya kepada 24 anggota DPRK lainnya," ujar M Saleh kepada AJNN, Selasa (26/1/2021) di ruang kerjanya.

Saleh mengaku, secara pribadi, dirinya belum mengetahui siapa saja yang diduga terlibat dalam kasus tersebut karena sampai saat ini dirinya masih belum memperoleh informasi apapun terkait hal tersebut.

Baca: Suyanto: Oknum Anggota DPRK Bener Meriah Diduga Terlibat Pembalakan Liar

"Saya tidak ingin berandai-andai terkait siapa saja yang terlibat atas dugaan kasus pembalakan liar ini. Saya juga akan tetap menunggu proses-proses yang ada," ujar Saleh.

Sebelumnya dugaan pembalakan liar yang dilakukan oleh oknum anggota DPRK Bener Meriah yang diangkat oleh Suyanto, aktivis muda Bener Meriah. Suyanto mengakui sudah memiliki bukti-bukti terkait hal tersebut, sehingga membuat ia berani untuk angkat bicara.

Kepada AJNN, Suyanto menyampaikan lokasi tempat terjadinya pembalakan liar tersebut diduga berada di wilayah Pantan Kepile dan Pucuk Nuning, kecamatan Syiah Utama.

Namun ketika Suyanto ditanyai apakah akan melaporkan dugaannya tersebut kepada pihak berwajib, ia mengaku belum akan membuat laporan, namun Ia kembali menegaskan harapannya agar penegak hukum yang berwenang bisa langsung turun ke lokasi kejadian untuk segera melakukan penyidikan terkait hal ini.

RAZIKIN AKBAR

HUT Pijay

Komentar

Loading...