Unduh Aplikasi

Dugaan Korupsi Program PSR di Aceh Tamiang Masuk Tahap Penyidikan Kejati

Dugaan Korupsi Program PSR di Aceh Tamiang Masuk Tahap Penyidikan Kejati
Potongan surat pemanggilan Ketua Tim, Sekretaris, Ketua Verifikator dan para pendamping PSR Aceh Tamiang 2018-2019 oleh Kejati. Foto : Ist

ACEH TAMIANG - Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Aceh telah memasuki tahap penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Aceh Tamiang.

Tahap akhir proses penyelidikan tersebut dilakukan ditandai dengan telah dipanggilnya sejumlah pihak yang terlibat atau mengetahui program PSR bersumber anggaran tahun 2019 tersebut.

Adapun sejumlah pihak yang telah dipanggil ke Kejati untuk menghadap penyidik yakni, Ketua Tim Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Aceh Tamiang, Sekretaris, Ketua Verifikator dan para pendamping PSR tahun 2018-2019.

Baca: Kejati Dimita Usut Tuntas Dugaan Korupsi Program PSR di Aceh Tamiang

Kasi Penkum Kejati Aceh H. Munawal Hadi yang dikonfirmasi AJNN, Senin (3/5/2021) membenarkan Ketua Tim, Sekretaris, Ketua Verifikator dan para pendamping Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Aceh Tamiang tahun 2018-2019 telah dipanggil menghadap penyidik di Kejati.

"Mereka dipanggil Kamis 29 April 2021 untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara tindak pidana korupsi adanya dugaan penyimpangan program PSR yang bersumber dari Badan Pengelola Keuangan Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tahun 2019," kata Munawal.

"Perkara tersebut kini telah masuk tahap penyidikan," tambahnya.

Munawal berharap, proses penyidikan terhadap perkara tersebut bisa berjalan lancar dan tidak ada kendala, sehingga semua penyimpangan cepat terungkap.

Untuk diketahui, tahun 2019 Kabupaten Aceh Tamiang mendapat program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 1.000 hektar lebih dan dikerjakan oleh dua koperasi yang ditunjuk oleh Pemda yaitu koperasi Wassalam dan Usaha Bersama.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...