Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa, Kejari Pijay Tetapkan Tiga Tersangka 

Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa, Kejari Pijay Tetapkan Tiga Tersangka 
Kajari Pidie Jaya, Mukhzan. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya menetapkan tiga tersangka pada kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.

Seperti diketahui, jembatan penghubung antara Kecamatan Trienggadeng dengan Kecamatan Meureudu itu rusak akibat gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016. 

Pada tahun 2018 dengan dana rehab rekon di bawah tanggungjawab Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), jembatan tersebut kembali dibangun dengan nilai kontrak Rp 10.995.440.000 (sebelum addendum) yang dikerjakan oleh PT Zarnita Abadi. Anggara setelah addendum Rp 11.217.350.000.

Baca: Potensi Kerugian Negara Capai Rp 400 Juta Lebih

"Hari ini kami menetapkan tiga tersangka pada kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan Pangwa," kata Kajari Pidie Jaya, Mukhzan, Selasa (24/2).

Ketiga tersangka yang ditetapkan itu adalah Direktur PT Zarnita Abadi berinisial MAH, pengendali CV Trikarya Pratama Consultan yang memenangkan kegiatan pekerjaan pengawasan berinisial AZH, kemudian Direktur CV Trikarya Pratama Consultan berinisial MUR.

Baca: Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Pangwa Ditingkat ke Tahap Penyidikan

"Dengan pertimbangan subyektif dan obyektif, maka ketiga tersangka tersebut dilakukan penahanan untuk 20 hari kedepan," jelas Mukhzan.

"Ketiganya sementara akan dilakukan penahanan di sel Mapolres Pidie Jaya," pungkasnya.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini

Umum
USK Jalin Kerja Sama dengan KPK

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala menjalin kesepakatan kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya...