Unduh Aplikasi

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Pijay, Kejari Periksa 30 Saksi

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Pijay, Kejari Periksa 30 Saksi
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya telah memeriksa 30 saksi dalam dugaan korupsi dana Pilkada Pidie Jaya tahun 2018 pada Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.

"Ada 30 saksi yang telah diperiksa. Namun untuk pemberkasan atau penuntutan nantinya diambil yang paling relevan dan berhubungan langsung," kata Kajari Pidie Jaya melalui Kasi Pidsus, Wahyu Ibrahim kepada AJNN, Senin (28/10).

Baca: Cari Barang Bukti Tambahan, Kejari Pidie Jaya Geledah Kantor KIP

Wahyu menjelaskan, pihaknya juga harus mengambil keterangan dari saksi ahli terhadap dugaan korupsi pada KIP tersebut.

"Kasus KIP ini kerugiaannya relatif sedikit, tapi rumit. Ahli yang digunakan ada tiga, ahli dari BPKP. Ahli pembendaharaan, yang ditunjuk oleh Dirjen Pusat. Kemudian ahli dari LKPP, ahli terkait pengadaan langsung," jelas Wahyu.

Baca: Kejari Tingkatkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Pijay ke Penyidikan

Sejauh ini, lanjut Wahyu, belum ada tersangka yang ditetapkan, sebab pihaknya masih menunggu perhitungan kerugian negara oleh lembaga auditor.

"Terhadap penetapan tersangka, kami masih menunggu perhitungan kerugian negara. Auditor yang telah kami surati adalah BPKP, tetapi ada peluang juga kami gunakan auditor independent, tergantung yang mana paling cepat perhitungannya," sebutnya.

Sebelumnya, Kajari Pidie Jaya, Mukhzan optimis kasus dugaan korupsi ini akan selesai pada tahun 2019.

"Insyaallah tahun 2019 kita optimis kasus ini akan ke pengadilan," imbuh Mukhzan beberapa waktu lalu.

Komentar

Loading...