Dugaan Korupsi Dana BOK, Kejari Pijay Bakal Panggil Kepala BKKBN Provinsi Jambi

Dugaan Korupsi Dana BOK, Kejari Pijay Bakal Panggil Kepala BKKBN Provinsi Jambi
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya bakal memanggil mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes KB), Munawar Ibrahim, guna diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Dinkes setempat tahun anggaran 2019.

"Akan kita jadwalkan pemanggilan Munawar Ibrahim (mantan Kadinkes Pidie Jaya). Untuk sementara kita panggil saksi yang dekat-dekat saja dulu," kata Kasi Pidsus Kejari Pidie Jaya, Andry Herdiansyah, Kamis (18/11).

Sejauh ini, penyidik Kejaksaan telah memeriksa sekitar 30 orang saksi, baik saksi dari Dinkes setempat, maupun saksi-saksi dari setiap Puskesmas dalam Kabupaten Pidie Jaya terkait kasus dugaan korupsi yang berindikasi tidak sesuai juknis serta dinilai ada yang fiktif dalam pengelolaan dana BOK Dinkes Pidie Jaya tahun 2019.

Untuk diketahui, Munawar Ibrahim saat ini menjabat sebagai Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi.

Sebelum dilantik sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi pada tanggal 10 Agustus 2020 di Jakarta. Munawar Ibrahim sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinkes KB Pidie Jaya.

Munawar Ibrahim juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pidie Jaya sebelum dipercayakan memimpin Dinkes Pidie Jaya awal tahun 2019.

Munawar Ibrahim yang dihubungi AJNN, Jumat (19/11) irit bicara terkait kasus dugaan korupsi dana BOK Dinkes Pidie Jaya tahun 2019 yang saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh Kejari setempat.

Namun, ia akan kooperatif dan siap membantu penegak hukum dalam kasus tersebut. 

"Begini, terkait kasus tersebut biar satu pintu yang memberi keterangan (dalam hal ini Kejari Pidie Jaya). Kalau ada pemanggilan wajib kita hadir ya kan. Pada prinsipnya saya siap bekerjasama dengan pihak peneggak hukum (Kejaksaan)," kata Munawar Ibrahim via seluler.

Editor:

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini