Unduh Aplikasi

Dugaan Bom di Wihara, Ini Kata Kapolres Lhokseumawe

Dugaan Bom di Wihara, Ini Kata Kapolres Lhokseumawe
Petugas polisi berjaga-jaga di depan wihara. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - Sebuah benda diduga bom tergeletak di depan gerbang Vihara Budha Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Saat ini, benda itu dipindahkan tim penjinak bom ke lokasi aman.

Kepala Kepolisian Resor Lhokseumawe Ajun Komisaris Besar Polisi Hendri Budiman mengatakan kepolisian akan menyelidiki hingga tuntas asal benda tersebut.

“Kita tentu tak ingin ada orang yang mencoba mengacaukan situasi keamanan Lhokseumawe yang kondusif. Kepolisian akan mengusut pembuat benda itu dan menemukannya,” kata Hendri, Ahad (6/11).

Baca: Bom Rakitan di Vihara Budha Gegerkan Lhokseumawe

Benda yang diduga sebagai bom rakitan tersebut ditemukan oleh Aliong, seorang penjaga vihara pada tepat pukul 08:00 WIB.

Aliong melaporkan keberadaan benda itu kepada pengurus wihara dan laporan ini diteruskan kepada polisi. Tak lama berselang, tim penjinak bom datang dan mengamankan benda tersebut.

Hendri mengatakan benda tersebut dibalut menggunakan kertas koran dengan bentuknya seperti kotak dan dililit dengan kabel. Untuk mengamankan benda itu, kata dia, pihak polres bekerja sama dengan Satuan Brimob Polda Aceh di Juelikat, Lhokseumawe.

Bom rakitan tersebut dibawa ke Mako Detasemen B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh di Lhokseumawe, untuk dipelajari lebih lanjut dan akan diurai apa saja material yang ada di dalam benda yang diduga bom itu.

“Menurut keterangan yang kami peroleh dari warga, mereka sempat melihat ada dua orang menggunakan becak berhenti dan meletakkan benda itu, namun keterangan itu akan dipelajari lebih mendalam lagi,” sebut Hendri Budiman.

Komentar

Loading...