Unduh Aplikasi

Dualisme Kepemimpinan Koperasi, Bongkar Muat Tiang Pancang PLTU 3-4 di Calang Sempat Terhenti

Dualisme Kepemimpinan Koperasi, Bongkar Muat Tiang Pancang PLTU 3-4 di Calang Sempat Terhenti
Kapal MV. Spring Honor yang membawa Equipment milik PLTU Nagan Raya tengah sandar di Pelabuhan Calang. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Aktivitas bongkar muat equipment (peralatan) untuk pembangunan PLTU 3-4 Nagan Raya di Pelabuhan Calang, Kabupaten Aceh Jaya kembali terganggu, akibat ada konflik internal di tubuh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Calang Lhok Khubu, Kamis (10/6).

Pengerjaan bongkar muat equipment yang diangkut oleh kapal MV. Spring Honor dari Pelabuhan Singapore itu sendiri sudah berlangsung sejak sepekan lalu, dan hari ini sempat terhenti sesaat di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Calang Lhok Khubu, T Irwansyah kepada awak media mengaku jika di tubuh koperasi sendiri sedang ada konflik internal terkait kepengurusan Koperasi TKBM Pelabuhan Calang Lhok Khubu.

Menurut pengakuannya, secara hukum dan secara kelembagaan koperasi, dirinya masih sah menjabat sebagai Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Calang Lhok Khubu hingga tahun 2025 mendatang.

"Sesuai Surat Keputusan (SK) saya masih sah menjabat sebagai ketua koperasi hingga tahun 2025 mendatang," kata T. Irwansyah di salah satu warkop Kota Calang.

"Jadi, Ketua Koperasi TKBM sementara yang diangkat atas nama Zamzami pada tanggal 21 Mei 2021 lalu itu tidak sah dan hanya penunjukan sepihak oleh beberapa pengurus," ungkap Dewan sapaan T Irwansyah.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta supaya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Calang dihentikan untuk sementara waktu hingga adanya penyelesaian di tubuh internal Koperasi TKBM.

"Kita minta dihentikan dulu, apalagi kemarin yang tandatangan kontrak itu dilakukan oleh Zamzami, sementara saya selaku ketua koperasi tidak dilibatkan sama sekali," terangnya.

"Kemarin saya juga sudah pernah melaporkan perkara ini ke pihak Polres Aceh Jaya, namun mereka menolak dan menyarankan agar di selesaikan dulu secara internal bersama para pengawas koperasi," sambung Dek Wan.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Pelabuhan Calang, Andi Laidi melalui Pejabat Pembuat Komitmen, Azwana Amru Harahap yang dijumpai AJNN membenarkan jika aktivitas bongkar muat sempat terhenti sekitar satu jam lalu akibat adanya gesekan di tubuh koperasi TKBM Pelabuhan Calang Lhok Khubu.

"Memang benar tadi sempat terhenti aktivitas bongkar muat sekitar satu jam, namun berdasarkan laporan terakhir yang saya terima jika aktivitas bongkar muat sudah dilanjutkan kembali," kata Amru.

Pihaknya juga mengaku akan memanggil kedua kubu yang bergejolak di tubuh Koperasi TKBM untuk mencari solusi yang terbaik supaya aktivitas bongkar muat tidak terhambat dan penyelesaian konflik internal koperasi tetap akan dilanjutkan.

"Nanti kita akan coba mediasi lagi, walaupun kita juga sudah sering melakukan mediasi. Dan kita berharap jika memang tidak bisa diselesaikan lagi dan merasa ada yang dirugikan silahkan tempuh jalur hukum," pungkas Amru.

HUT Pijay

Komentar

Loading...