Unduh Aplikasi

Dua Spesialis Pembobol Toko di Langsa Diringkus Polisi

Dua Spesialis Pembobol Toko di Langsa Diringkus Polisi
Kasat Reskrim Polres Langsa (tengah) sedang memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers di Polres setempat. Foto : AJNN/Asrul

LANGSA - Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa menangkap dua pelaku spesialis pembobol empat toko di kota itu.

Dua pelaku itu ditangkap di Pasar Ikan, Gampong Blang Seunibong, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Rabu (16/9) kemarin.

Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo saat konferensi pers di Polres Langsa, Kamis (17/9) mengatakan, dua pelaku pembobol toko tersebut ditangkap atas laporan korban.

Adapun pelaku utamanya yakni, SY (44) warga Gampong Blang Seunibong dan RS (37) warga Dusun Balee, Gampong Sungai Pauh, Langsa.

Menurut laporan korban, kata Kasat Reskrim, dua pelaku itu sudah membobol empat toko di wilayah Kota Langsa.

Kasat Reskrim menjelaskan, toko pertama yang dibobol yaitu toko My Tex beralamat di jalan Iskandar Sani Gampong Daulat. Toko itu dibobol pada Rabu 29 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya pemilik mengalami kerugian materil sekitar Rp. 71 juta.

Sasaran ke dua toko Puncak Timur beralamat di jalan Rel Pajak Ikan Gampong Teungoh. Toko ini dibobol pada Rabu 19 Agutus 2020 sekitar pukul 03.30 WIB, kerugian materil sekitar Rp. 25 juta.

Ke tiga toko Teratai beralamat di jalan Terminal Lama, Gampong Blang Seunibong, dibobol pada Kamis 27 Agustus 2020 sekira pukul 03.30 WIB, kerugian materil sekitar Rp. 5 juta.

Dan toko ke empat yaitu Alfamart di jalan Ahmad Yani, Gampong Teungoh (samping BNI), dibobol pada Kamis 10 September 2020 sekitar pukul 04.30 WIB, kerugian materil sekitar Rp 3 jutaan.

Kata Kasat Reskrim, pelaku membobol toko-toko tersebut menggunakan satu buah obeng dan satu balok kayu. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil barang-barang berharga untuk dijual.

"Hasil dari penjualan barang yang diambil dari toko-toko tersebut dipergunakan untuk membeli narkotika jenis sabu lalu dikosumsi," kata Kasat Reskrim.

Dari dua pelaku, sambung Kasat Reskrim, petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah obeng, uang tunai Rp 4 juta, satu unit sepeda motor Merk Yamaha Xeon warna putih merah BL 4123 UAJ dan sejumlah barang lainnya.

"Akibat perbuatannya tersangka SY (pelaku utama) dikenakan Pasal 363 Ayat 2 Subs Pasal 65 KUHPidana, sementara RS dikenakan Pasal 363 Jo 55, 56 KUHPidana," ungkap Kasat Reskrim.

 

Komentar

Loading...