Unduh Aplikasi

Dua Pemilik Masih Tolak Harga Pembebasan Lahan Untuk Jembatan Panteraja

Dua Pemilik Masih Tolak Harga Pembebasan Lahan Untuk Jembatan Panteraja
Proyek pembangunan jembatan duplikat Panteraja, Pidie Jaya. Foto: AJNN/Muksalmina.

PIDIE JAYA - Mayoritas pemilik lahan pada proyek pembangunan jembatan duplikat Panteraja, Pidie Jaya, telah menyetujui harga pembebasan lahan yang ditetapkan oleh Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP).

Sebelumnya diberitakan, masih terdapat 12 dari 18 pemilik lahan yang tidak setuju dengan harga yang ditentukan KJPP itu, menurut pemilik lahan tersebut, harga yang ditentukan KJPP sangat murah.

Namun hingga saat ini, dari 12 pemilik yang menolak harga pembebasan lahan itu, dua diantaranya masih tidak setuju dengan harga yang telah ditentukan.

“Pada prinsipnya semua sudah setuju, cuma dua pemilik lagi yang tidak setuju, Kurmi dan Salbiah, yang lain semua sudah setuju, tetapi berkasnya belum ditanda tangan,” kata pelaksana lapangan pembebasan lahan, Muslim Khadri saat dihubungi AJNN, Selasa (24/11).

Mantan Kabag Pemerintahan Sekdakab Pidie Jaya yang saat ini menjabat Komisioner Komisi Informasi Aceh (KIA) itu menjelaskan, tidak ada penambahan biaya ganti rugi bagi yang menolak. Sebab kata dia, patokan harga sudah final sebagaimana ditentukan KJPP.

“Hari ini ada pertemuan di Kantor Camat Panteraja terkait pembebasan lahan ini. Ini adalah pertemuan final, jika masih saja menolak, biaya pembebasan lahan itu akan dititipkan di Pengadilan,” ujar Muslim.

“Untuk harga pembebasan lahan tetap seperti harga yang telah ditentukan KJPP,” terangnya yang sedang bertolak dari Banda Aceh menuju Kantor Camat Panteraja untuk pertemuan dengan pemilik lahan.

Komentar

Loading...