Unduh Aplikasi

Dua Pelajar Tenggelam di Laut Dewantara, Satu Meninggal Dunia

Dua Pelajar Tenggelam di Laut Dewantara, Satu Meninggal Dunia
Korban Ade Maulana ketika hendak di evakuasi ke puskesmas. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - Ade Maulana (14), warga Desa Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa oleh salah seorang nelayan di tengah laut.

Ade Maulana, adalah satu dari dua pelajar korban hanyut di laut Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Krueng Geukuh, Aceh Utara, Kamis (22/12), sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Dewantara, AKP Fitriadi mengatakan, korban yang hanyut di laut Dewantara atas nama Ade Maulana (14), dan M. Risky (16). Keduanya adalah pelajar warga Desa Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Menurut keterangan dari teman- orban, awalnya keduanya mengikuti rombongan undangan acara Maulid Nabi, di Desa Lancang Barat, Krueng Geukuh. Setelah korban dan teman- teman yang lainnya mendapatkan nasi maulid, rencananya hendak menikmati nasi yang diperoleh tersebut di pinggir laut.

"Saat itu kedua korban rencana hendak mencuci tangan di laut, saat sedang mencuci tangan keduanya di hempas ombak yang dan langsung jatuh dan tenggelam diseret oleh arus laut yang kencang," kata Fitriadi.

Fitriadi menambahkan, melihat kondisi tersebut teman- teman korban langsung melaporkan peristiwa naas yang menimpa kedua temannya itu kepada nelayan di kawasan tersebut. Kemudian para nelayan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelam.

"Dalam pencarian kedua korban yang tenggelam tersebut, akhirnya nelayan berhasil menemukan salah satu korban hanyut atas nama Ade Maulana, dalam keadaan sudah meninggal dunia. Sementara satu korban lagi atas nam M. Rizky sampai saat ini belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian oleh nelayan, tim SAR dan Pol Airud, " jelasnya.

Setelah ditemukan korban Ade Maulana, langsung dievakuasi ke Puskesmas Dewantara, Krueng Geukuh.

Komentar

Loading...